Rumah Pangan Berfungsi Jadi Pasar Murah – FAJAR sulsel
News

Rumah Pangan Berfungsi Jadi Pasar Murah

PALOPO— Enam Rumah Pangan milik Pemkot Palopo urung diresmikan akhir pekan lalu. Itu karena Kepala UPTD-nya belum dilantik. Kendati demikian, pengoperasian rumah pangan tersebut tinggal menunggu waktu.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Palopo, Amaluddin SE yang dihubungi Palopo Pos, Senin, 29 Mei 2017 kemarin. ”Rencananya memang diresmikan hari Sabtu atau hari Minggu kemarin. Masalahnya karena Kepala UPTD-nya belum dilantik. Dalam waktu dekat akan dilantik, karena pejabatnya sudah disiapkan,” terangnya.

Lanjut Amaluddin, enam Rumah Pangan yang akan dioperasikan akan berfungsi jadi pasar murah. Sesuai dengan tujuan pembentukannya yakni pertama; untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Dan kedua, untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Palopo.

Barang-barang yang dijual dari Rumah Pangan disuplai dari Distributor dan Bulog. Dengan suntikan subsidi dari Pemkot, harga barang bisa lebih murah ketimbang harga di pasaran.

Seperti dilansir sebelumnya, enam Rumah Pangan yang beroperasi di Palopo masing-masing Kecamatan Wara Timur terletak di Jl. Malaja, Kec. Wara di Jl. Batara, Kec. Wara Utara Jl. KHM Kasim (samping Kantor Cabang BRI), Kec. Bara di Kel. Temmalebba (dekat Gudang Bulog Balandai), Kec. Telluwanua di Kel. Jaya (depan SD Padang Lipan), dan Kec. Wara Selatan di Kel. Songka.

Yang dijual di rumah pangan adalah kebutuhan pokok sembako. Harganya pun sangat murah. Beras hanya Rp8.000 per kg, sedang gula pasir Rp11 ribu.

Kebutuhan lain yang dijual adalah mentega, minyak goreng, minuman ABC, minuman coca cola, indomie dan lainnya. Semua barang di rumah pangan, dijual dengan harga dibawah hanya pasaran. Karena selisihnya disubsidi oleh Pemkot.

Untuk itu, diimbau kepada masyarakat yang ingin belanja kebutuhan pokok dalam rangka memasuki bulan ramadan dan lebaran nanti, agar belanja di rumah pangan saja.

Total anggaran yang diplot untuk kebutuhan rumah pangan sebesar Rp93 juta. Terdiri Rp70 juta untuk subsidi barang, Rp30 juta untuk biaya operasional. Anggarannya melekat di Dinas Perdagangan. (ikh)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top