KPU Luwu Ingatkan Warga Lakukan Perekeman E-KTP – FAJAR sulsel
News

KPU Luwu Ingatkan Warga Lakukan Perekeman E-KTP

BELOPA –— Jelang pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah serentak, jajaran komisioner KPU Luwu mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

Demikian diungkapkan Anggota KPU Luwu, Zulkifli, Jumat, lalu. Ia mengatakan, saat ini, ada sekitar 30 ribu warga yang terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

“Berdasarkan data terakhir yang kami pegang dari Dukcapil Luwu hingga akhir Maret 2017 masih ada sekitar 30.833 warga yang terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar segera melakukan perekaman e-KTP sehingga nnatinya bisa terdaftar sebagai pemilih,” tandasnya.

Dari data yang dihimpun, Zulkifli yang merupakan anggota KPU yang menangani Divisi Perencanaan dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah wajib KTP di Luwu saat ini berjumlah 252.943 jiwa.

Sedangkan yang sudah memiliki e-KTP baru sekitar 222.110 jiwa. Lebih jauh dirnya menjelaskan jika wajib e-KTP hingga saat ini belum juga melakukan perekaman atau belum didata hingga batas yang ditentukan, maka masyarakat tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

Kasus berbeda terjadi kepada warga sudah melakukan perekaman, tapi belum dicetak e-KTP-nya, masih bisa menggunakan hak pilihnya dengan membawa surat keterangan. Dan itu sah untuk digunakan.

Jumlah warga yang terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya tersebut karena belum melakukan perekaman e-KTP itu tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Luwu dan terbanyak ada pada Kecamatan Walenrang Utara yakni sekitar 3.372 orang, kemudian di kecamatan Walenrang Barat 3 ribu lebih.

Selain itu, guna memaksimalkan sosialisasi KPU sendiri memanfaatkan rumah pintar pemilu untuk melakukan sosialisasi di berbagai kesempatan, baik di sekolah maupun saat bertemu dengan ibu-ibu majelis taklim.

Sul menjelaskan, tentang persoalan e-KTP. Menurutnya, hal inilah yang menjadi sekelumit persoalan yang dihadapi oleh KPU Luwu dalam memutakhirkan data pemilih berkelanjutan kedepan.

“Olehnya itu, diharapkan peran partisipasi aktif kepala desa terkait masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP, setidaknya masyarakat secara sadar melakukan perekaman di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, agar kedepan masyarakat yang telah berumur 17 tahun dan sudah pernah menikah, serta memenuhi syarat hak pilih agar memiliki e-KTP, agar terdaftar dalam daftar pemilih untuk persiapan Pilkada serentak di tahun 2018,” ungkapnya.(fan/ary)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top