Rumah Penjual Elpiji 3 Kg Dilalap Api – FAJAR sulsel
News

Rumah Penjual Elpiji 3 Kg Dilalap Api

PALOPO — Disaat warga sedang menunaikan salat maghrib usai berbuka puasa, warga di Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat dikejutkan dengan kobaran api yang berasal dari salah satu rumah, Minggu 4 Juni 2017.

Rumah milik Kaimuddin yang sehari-harinya berjualan tabung gas elpiji 3 Kg dan juga barang campuran di RT 02/RW 01 Kelurahan Lebang diamuk si jago merah sekitar pukul 18.00 Wita.

Sekitar 38 tabung gas elpiji 3 Kg ikut terbakar
Personil Pemadam Kebakaran (Damkar) sesaat tiba di lokasi kebakaran dengan membawa 4 (empat) unit armadanya bersama puluhan personil.

Namun, api begitu cepat membakar seluruh isi rumah kayu tersebut beserta kios campuran miliknya.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Palopo, Muh Rais saat dikonfirmasi Palopo Pos menyebutkan, sesaat mendapatkan telepon dari warga empat unit armada bersama puluhan personil langsung meluncur ke lokasi kebakaran.

Dimana, sebutnya luas area terbakar 4 x 6 meter persegi.
”Isi rumah habis terbakar dimana penyebab sementara berasal dari tabung gas elpiji 3 Kg. Kebetulan korban adalah penjual eceran tabung elpiji 3 Kg,” sebut Muh Rais kemarin.

Adapun barang-barang yang ikut terbakar yakni kulkas, kompor gas, laptop, lemari dan isi kios milik Kaimuddin. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Rais juga mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan aktivitas lain atau keluar rumah untuk mematikan seluruh listrik, sedang kompor gas pastikan sudah dicopot dari tabungnya. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kebakaran.

”Pastikan seluruh instalasi listrik sudah dicek, termasuk kompor. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Menurut informasi dari warga yang enggan dikorankan sumber api berasal dari kompor gas milik Kaimuddin. Saat itu, pemilik rumah yang baru saja memasak untuk berbuka dan makan malam.

Kemungkinan besar mereka tak memperhatikan kondisi selang dan kompor gas miliknya sehingga menimbulkan kebakaran.

Saat itu, Kaimuddin korban kebakaran belum bisa dimintai keterangan karena masih shock. (rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top