Cuaca Ekstrim TRC Siaga 24 Jam – FAJAR sulsel
News

Cuaca Ekstrim TRC Siaga 24 Jam

*21 Desa Terendam Banjir

MASAMBA — Hujan lebat masih terus mengguyur wilayah Kabupaten Luwu Utara. Hal ini mengakibatkan 21 desa di lima kecamatan terendam banjir.

Akibatnya sungai besar yang berada di Luwu Utara meluap. Selama dua pekan ini tidak ada korban jiwa. Tetapi kerugian ditaksir miliaran rupiah.

Kepala BPBD Luwu Utara, Ir Alauddin Sukri kepada Palopo Pos, Senin 5 Juni 2017 mengatakan, akibat hujan yang terus menguyur Kabupaten Luwu Utara, 21 desa di lima kecamatan terendam air.

”Jadi banjir hanya sebatas rendaman di sekitar perkebunan. Namun rendaman ini bisa berdampak dan merusak pada tanaman jangka pendek,” sebutnya.

Hal ini, paparnya, seperti jagung, kakao, padi, nilam, serta tanaman lainnya. Sedangkan kelapa sawit masih aman.

Masih kata Alauddin, saat ini mereka mensiagakan TRC PB 1x 24 Jam di posko BPBD, dengan menambah personil yang jaga serta melakukan pemantauan melalui radio amatir yang menjangkau desa-desa untuk mendapatkan informasi perkembangan di desa.

Selanjutnya, jika intensitas hujan tinggi dengan waktu lama kejadian diatas 2 jam, maka TRC PB akan melakukan patroli pada sungai-sungai utama untuk melihat perkembangan muka air sungai. Dan selanjutnya akan diinformasikan kepada pemerintah setempat yang dianggap akan berdampak pada curah hujan tersebut.
”Kami juga mengantisipasi angin kencang yang berdampak tumbangnya pohon. Dengan menyiagakan juga TRC PB
1x 24 jam terutama pada ruas jalan poros/utama.

Dalam rangka upaya meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi penyumbatan saluran dan sebagainya,” bebernya.

Ia juga mengatakan, melalui surat imbauan bupati kepada camat dalam lingkup Kabupaten Luwu Utara agar meningkatkan semangat kegotongroyongan masyarakat dalam membersihkan lingkungannya (pembersihan drainase, saluran air, saluran irigasi, dan saluran pembuang). Hal ini agar pergerakan air bisa lebih cepat sehingga pemukiman tidak tergenang.

Selain itu, membangun koordinasi dengan aparat dan masyarakat di kecamatan dalam upaya pencegahan terjadinya bencana dan segera melaporkan jika terindikasi dan atau terjadi bencana melalui posko BPBD.

Adapun 21 desa yang rawan banjir dan kemungkinan bisa bertambah jika kondisi cuaca tidak bersahabat. Sedangkan untuk tanah longsor yang rawan yakni desa yang berada di sepanjang poros Sabbang, Rongkong, Seko dan sebagian wilayah Rampi.

21 desa yang terendam banjir yakni
Kecamatan Baebunta, Desa Lawewe, Beringin Jaya, Mario, Polewali, Marannu, Lembanglembang
.
Kecamatan Malangke Barat, Desa Cenning, Waelawi, Pengkajoang, Limbong, Wara, Wara.

Kecamatan Malangke, Desa Pattimang, Giri Kusuma, Pince Pute, Malangke, Ladongi, Takkalala, Tolada, Baku-baku, Tandung, Tingkara. Kecamatan Bonebone, Batang Tongka, Tamuku , Sukamaju, Lino, dan Paomacang.(jun)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top