Hindari Pola Konsumstif Berlebihan – FAJAR sulsel
News

Hindari Pola Konsumstif Berlebihan

* THR dan Gaji 13 Pensiun Cair Pekan Depan

PALOPO — ASN di seluruh Indonesia siap-siap terima THR. Begitu juga pensiunan PNS. Cuman, para pensiunan hanya menerima gaji 13 saja. Sebelum “bonus” masuk kantong, ada baiknya dengar saran pengamat ekonomi Palopo. Sebaiknya menghindari konsumsi yang berlebihan.

Sinyal akan cairnya THR dan gaji 13 bagi pensiunan PNS langsung dari kementerian keuangan RI. Dipastikan sudah bisa cair pekan depan Juni 2017.

Hal ini tentu saja kabar baik bagi ASN dan pensiunan di seluruh Indonesia, termasuk yang ada di Luwu Raya-Toraja. Kata mereka, pas momennya. Karena kebutuhan akan meningkat menghadapi lebaran idulfitri.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan, Marwanto Harjowiryono di Jakarta, mengatakan, pencarian tersebut akan tetap tergantung pada pengajuan surat perintah membayar yang diterima Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara.

Dijelaskan Marwanto, pencairan gaji pensiun ke-13 dan THR akan tetap bergantung pada kecepatan Satuan Kerja dalam mengajukan surat perintah membayar untuk mencairkan gaji ke-13 dan THR. Saat ini, Satuan Kerja yang ada mencapai 25 ribu satuan.

“Karena harus diajukan dulu ke KPPN. Baru nanti kami bayar. Kami tidak bisa keluarkan kalau tidak ada yang minta. Kalau sudah mengajukan, tapi belum dicairkan, berarti KPPN yang lambat. Tapi kalau sudah mengajukan, KPPN pasti langsung cairkan,” ujar Marwanto di Jakarta, Selasa 6 Juni 2017.

Mekanisme proses pencairan dari KPPN, kata Marwanto, pun tidak akan memakan waktu yang lama karena melalui sistem online yang langsung terintegrasi. Namun, dia pun tak memungkiri, untuk di daerah-daerah perbatasan, aparatur negara masih harus menunggu pencairan insentif tersebut karena tidak menggunakan sistem online.

Rencananya, bagi hak abdi negara yang sudah pensiun akan menerima gaji ke-13 pada minggu kedua. Sementara bagi PNS aktif, akan menerima THR pada waktu yang sama. Namun, PNS yang masih aktif baru akan menerima gaji ke-13 pada minggu pertama bulan Juli mendatang.

“Kalau untuk gaji ke-13, itu arahnya untuk membantu orang tua yang anak-anaknya sekolah,” ujarnya.
Mengenai besaran yang diterima, gaji ke-13 yang diterima oleh pensiunan sebesar gaji pokok yang selama ini diterima.

Sementara gaji ke-13 PNS aktif, yakni penghasilan ditambah dengan tunjangan. Sedangkan bagi PNS aktif yang menerima THR, akan menerima sesuai dengan gaji pokok yang selama ini diterima.

Berkaca pada tahun sebelumnya, THR dan gaji 13 akan memberikan pengaruh besar kepada perekonomian suatu daerah. Termasuk di Kota Palopo. ”Pencairan THR akan menyebabkan peredaran uang dsi Kota Palopo akan tinggi.

Karena kebutuhan keperluan suatu masyarakat jelan lebaran meningkat,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi Unanda Palopo, Rafiqah Asaff, SE, MSi, kepada Palopo Pos, Selasa 6 Juni 2017, kemarin, di ruang kerjanya.

Sektor konsumsi, menurut Rafika, akan mengalami peningkatan. Hal itu karena moment lebaran kebutuhan akan bahan pokok dan konsumsi lainnnya akan cukup tinggi. Sehingga, kata dia, dana yang ada tentu akan tersalur lebih banyak. Untuk itu, Rafika memprediksi Kota Palopo kembali akan mengalami inflasi pada bulan Juni ini. “Menyebabkan sedikit inflasi,” ujarnya.

Untuk mencegah terjadinya inflasi cukup tinggi, Rafika berharap para ASN yang akan terima THR ini untuk lebih bijak dalam mengelolah uangnya. Kebutuhan yang diperlukan sebaiknya lebih diprioritaskan dibanding keinginan yang tidak penting. Lebih bagus lagi jika beberapa dana THRnya disisakan untuk investasi. “Minimallah disimpan sebagai investasi untuk tabungan yang akan datang,” sarannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Halim Palatte, pengamat ekonomi asal STIEM Kota Palopo. Menurutnya, jika pendapatan masyarakat bertambah, maka pengeluaran juga bertambah. Sehingga, ketika dana THR bagi para ASN cair, otomatis peredaran uang akan semakin bertambah. Hal itu karena daya beli masyarakat akan meningkat. ”Apalagi kalau momentnya lebaran, jumlah kebutuhan masyarakat lebih banyak,” ujarnya.

Tingginya peredaran uang ini berpeluang akan menyebabkan harga naik. Hal itu jika jumlah barang yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya akan menyebabkan harga sedikit naik. Terutama pada kelompok pangan dan jasa. Selain itu, pedagang juga berpeluang melakukan spekulasi dengan menaikkan harga. “Hal itu akan merugikan masyarakat,” ujar dosen ekonomi ini.

Untuk itu, Halim menyarankan kepada para ASN agar nantinya dapat mengelola dana ini dengan baik. Melalui belanja sesuai dengan kebutuhan supaya terdapat suatu distribusi barang secara normal.

Selain itu, perlu untuk dilakukan investasi untuk masa depan anak dalam bentuk deposito dan untuk menjaga kebutuhan lainnya akan datang. “Kalau perlu buka bisnis kecil-kecilan” imbuhnya.

Bagaimana kesiapan bank Sulsel Palopo? Bank Sulsel Cabang Palopo siap memberikan pelayanan maksimal. Segala persiapan telah dilakukan untuk memanjakan para Aparatur Sipil Negara (ASN) se Luwu Raya.

Demikian diungkapkan Kepala Cabang Bank Sulsel Palopo, H Yulis Suandi, kepada Palopo Pos Senin, Selasa 6 Juni 2017, kemarin, di ruangan kerjanya. Menurutnya, miliaran rupiah telah dipersiapkan dalam menyambut kurang lebih 5.700 ASN termasuk guru SMA dan SMK yang ada di Kota Palopo. “Jumlah yang kami sediakan pasti akan melebihi dari waktu-waktu biasanya,” ujarnya.

Apalagi, bukan hanya para ASN se Kota Palopo yang akan dilayani, Bank Sulsel juga siap memberikan pelayanan daerah-daerah yang ada di luar Kota Palopo. Seperti, para ASN yang ada di Kabupaten Luwu meliputi Walmas, Bua, bahkan Belopa. “Yang ada di Luwu Timur juga, yang jelas se Luwu Raya,” ungkap H Yulis.

Perlu diketahui, Bank Sulsel Palopo, termasuk pengelola kas titipan Bank Indonesia. Itu artinya, tingginya kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang lebaran tidak akan menjadi masalah. Termasuk pemberian THR dan gaji 13. “Tidak ada masalah,” tambahnya.

Lebih jauh dijelaskan, jika THR dan gaji 13 untuk para ASN nantinya telah keluar, pihak bank Sulsel segera mungkin akan membuka pelayanan. Termasuk di kantor bank Sulsel.

Namun, menurut H Yulis, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya penggunaan ATM akan menjadi pilihan utama bagi para ASN ini untuk mengambil gajinya. “Yang pasti ATM lebih dipilih, tapi di kantor tetap kami akan siap melayani dengan pelayanan maksimal,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah daerah se Luwu Raya telah menganggarkan THR dan gaji ke-13.

Pemkot Palopo, misalnya, menganggarkan Rp20 miliar lebih. Pemkab Lutim menganggarkan Rp26 miliar. Semuanya masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) keluar.

Perinciannya, anggaran dua bonus untuk 4.798 ASN di lingkup Pemkot Palopo sebesar Rp20.313.274.847. Besaran gaji ke-13 sama dengan gaji pokok plus tunjangan yang diterima setiap bulannya. Kalau THR hanya gaji pokok saja.

”Semua sudah kita anggarkan dan siap bayar ketika juknisnya terbit. Mengenai jumlah seluruh berapa persisnya saya belum bisa sampaikan karena lagi dinas di luar kota dinda,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palopo, Hamzah Jalante, kepada Palopo Pos, baru-baru ini.

Anggaran yang disiapkan untuk THR dan gaji ke-13 Luwu Timur mencapai Rp26 miliar. Sudah dianggarkan di APBD 2017. Ini akan dibayar ke 4.009 orang ASN Luwu Timur.
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara juga demikian. THR dan gaji ke-13 dianggarkan sebesar Rp20 miliar. Ini untuk ASN yang berjumlah kurang lebih 5.320 orang.
Anggaran THR dan gaji 13 sudah siap di Luwu.

Pemerintah Kabupaten Luwu memastikan siap untuk membayarkan gaji 13 dan THR alias gaji 14 sebanyak 5.968 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Luwu.
Arsal mengatakan, untuk membayarkan dua bonus gaji PNS ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp42,7 miliar lebih untuk membayarkan gaji 13 dan gaji 14 PNS Luwu.Jumlah nominalnya Untuk anggaran gaji 13 sebesar Rp23,5 miliar, sedangkan gaji 14 atau THR disiapkan sebesar Rp19,2 miliar.

”Jumlah gaji 13 lebih besar karena besarannya sama dengan gaji di bulan Juni yang terdiri gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, sedangkan untuk gaji 14 yang sifatnya sebagai THR hanya akan diberikan sebulan gaji pokok saja,” kata Arsal.(idr-cr1/ary)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top