BPBD Petakan 14 Titik Wilayah Longsor – FAJAR sulsel
News

BPBD Petakan 14 Titik Wilayah Longsor

MALILI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur mulai memetakan beberapa kawasan yang berpotensi longsor dan banjir.

“Ada sebanyak 14 titik daerah rawan bencana tanah longsor di wilayah Luwu Timur,” kata Kepala BPBD Luwu Timur, Muh Zabur kepada Palopo Pos, Kamis 8 Juni 2017.

Zabur menyebutkan, di wilayah Luwu Timur ada sekitar 14 titik wilayah yang dinyatakan paling rawan longsor. Wilayah tersebut berada di daerah Kecamatan Mangkutana.

“14 titik rawan bencana longsor ada di wilayah Kecamatan Mangkutana yakni Desa Kasintuwu,” kata Zabur kemarin.
Dari data tahun-tahun sebelumnya yang dirilis BPBD, titik rawan bencana hanya diprediksi di beberapa wilayah.

Termasuk Kecamatan Mangkutana. Namun tahun ini bertambah di wilayah lain yang ada di Luwu Timur.
“Lokasi rawan longsor sudah merembes ke wilayah lain seperti Angkona Desa Maliwowo dan di Kecamatan Malili Desa Ussu,” jelas Zabur.

Berdasarkan data dari BPBD, sebelumnya ada enam kecamatan masuk dalam daftar daerah rawan longsor dan banjir di Kabupaten Luwu Timur. Diantaranya, Kecamatan Malili dengan 5 desa. Diantaranya di Desa Pongkeru dan Desa Harapan tergolong daerah rawan longsor.

Juga Desa Wewangriu, Desa Ussu dan Desa Atue masuk daerah rawan banjir. Sedangkan di Kecamatan Wotu, Desa Kalaena masuk rawan banjir, Kecamatan Mangkutana wilayah desa Morgolembo dan Desa Kasintuwu masuk rawan longsor.

Kecamatan Tomoni Timur, Desa Cendana Hitam rawan longsor dan banjir. Dan Kecamatan Kalaena, Desa Prestasi Kencana dan Kecamatan Burau, Desa Burau Pantai masuk rawan banjir.

“Beberapa wilayah ini adalah wilayah bencana longsor dan banjir. Meski demikian untuk saat ini wilayah Luwu Timur belum bisa dikategorikan darurat bencana,” sebutnya.(krm/rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top