Bupati Letakkan Batu Pertama Kantor Polsek Tomoni – FAJAR sulsel
News

Bupati Letakkan Batu Pertama Kantor Polsek Tomoni

TOMONI — Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler beserta Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak melaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung kantor Polsek Tomoni Timur dan kantor Polsek Angkona yang dipusatkan di Kecamatan Tomoni Timur, Kamis 15 Juni 2017.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah, atas kepedulian terhadap dibangunnya gedung kantor Polsek Tomoni Timur dan Angkona. Dimana nantinya akan menjadi dasar, untuk dapat terwujud membangun Polsek.

Lanjutnya lagi, dengan dimulainya peletakan batu pertama, mudah-mudahan dapat segera terwujud Pol Sub Sektor dan dapat berkembang menjadi kantor Polsek dan semoga masyarakat dapat dilayani secara optimal oleh Polsek.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Luwu Timur yang terdiri dari 11 Kecamatan baru memiliki 7 Kantor Polsek untuk menjaga wilayahnya.

Menurutnya, dengan dibangunnya gedung kantor Polsek Tomoni Timur dan Angkona, Husler berharap semoga dapat membantu semaksimal mungkin pelayanan keamanan bagi warga Tomoni Timur dan Angkona khususnya dan masyarakat Luwu Timur umumnya.

Husler juga berharap kepada warga agar mendukung pembangunan gedung kantor Polsek dan mengharapkan kerjasama pihak masyarakat.

”Apabila ada permasalan terjadi, saya harapkan perangkat adat bersinergi dengan pihak Kepolisian,” pintanya.
Pembangunan gedung Polsek ini, sebutnya diharapkan dapat menciptakan suasana aman dan suasana kerja yang kondusif, sehingga dapat meningkatkan semangat dan etos kerja seluruh anggota dalam memberikan pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat.

Etos kerja personil Polri akan termotivasi dengan fasilitas yang memadai, sehingga mudah dan nyaman dalam memberikan pelayanan Kepolisian yang akan melahirkan produktivitas kerja.

Husler pun mengimbau, agar seluruh warga jangan terpancing akan isu-isu yang tidak baik. Yang dapat memecah belah persatuan dan keutuhan berbangsa dan bernegara. Untuk itu harus menjaga keharmonisan antara warga. Baik berbeda etnis atau suku, agama, Ras, khususnya masyarakat Luwu Timur,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri juga tokoh masyarakat, anggota DPRD Luwu Timur, Ketua Bhayangkari Luwu Timur, Kapolsek, Perwakilan Koramil, dan Kades se Kecamatan Tomoni Angkona serta masyarakat. (krm/rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top