Di PNP, Kapolres Operasi Besar-besaran – FAJAR sulsel
News

Di PNP, Kapolres Operasi Besar-besaran

PALOPO — Meski baru beberapa minggu bertugas di kota Palopo, AKBP Taswin SIk mulai memperlihatkan taringnya. Semua satuan inti yang ada di mako Polres diperintahkan turun melakukan operasi besar-besaran.

Mereka mengepung Pusat Niaga Palopo (PNP). Operasi yang dipimpin langsung kapolres Palopo dalam operasi premanisme.

Satuan Sabhara diperintahkan berkeliaran di PNP. Sasarannya, copet, preman, tukang parkir liar dan pelaku kejatahan lainnya.

Selain di PNP, satuan Sabhara dipimpin Kasat Sabhara Polres Palopo, AKP Sanodding juga keliling di Jalan Lingkar dan titik ramai lainnya. Hasilnya, ada dua tukang parkir luar diamankan.

Selanjutnya, Kasat Reskrim, AKP Andi Rahmat dan Kasat Narkoba, AKP Maulud memimpin personil menyasar toko kosmetik. Kosmetik yang dianggap tidak terdaftar di Balai POM disita. Puluhan dos jadi barang bukti.

Ada empat tokoh didatangi. Pertama, toko Belawa di PNP, ada 12 dos Ponds Age Miracle disita. Lalu, di toko Danty, di toko ini, ada 67 dos kosmetik juga disita. Dimana 61 dos kosmetik merek Ponds dan ada 6 dos kosmetik merek Olay.

Di toko Cahaya Kosmetik, ada 10 dos kosmetik merek Ponds Age Miracle Night Cream diamankan. Sementara di toko renaldy cosmetik, ada 14 kosmetik juga disita. Semuanya merek Ponds Age Miracle Night dan Day. Ada berat netto 10 gram dan 50 gram.

Informasi yang diterima Palopo Pos, kosmetik yang disita, tidak terdaftar di Balai POM karena mengandung barang berbahaya seperti bahan mercuri. Bahan mercuri bisa menyebabkan kanker kulit jika digunakan dalam jangka waktu lama.

Sementara itu, Kapolres Palopo, AKBP Taswin didampingi Kasat Intelkam, AKP Andi Yusuf dan sejumlah perwira lainnya, keliling pasar. Tempat-tempat ramai didatangi. Khususnya di lokasi tenda biru.

Di lokasi tenda biru, Kapolres berinteraksi dengan para pedagang. Khususnya pedagang ayam dan ikan. Kapolres mengimbau agar ayam maupun ikan yang dijual tidak dicampur dengan bahan formalin.

“Ini adalah operasi premanisme. Semua satuan saya perintahkan keluar. Masing-masing satuan sudah punya target masing-masing,” kata AKBP Taswin.

Operasi premanisme tidak hanya dilakukan siang dan sore hari. Malam hari, kapolres juga memerintahkan anggotanya berburu. Alhasil, sejumlah DPO dan pelaku tindak pidana, satu per satu ditangkap. Pihak kepolisian juga berburu pelaku balapan liar di malam hari. (ara/ary)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top