Pelabuhan Tanjung Ringgit Alami Pendangkalan – FAJAR sulsel
News

Pelabuhan Tanjung Ringgit Alami Pendangkalan

PALOPO — Kondisi pelabuhan tanjung ringgit cukup memprihatinkan. Pelayaran kapal yang berolah gerak di sana tidak dijamin keselamatannya. Saat ini, pelabuhgan tanjung ringgit mengalami pendangkalan akibat adanya sedimentasi di beberapa anak sungai.

Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material yang ditransport oleh media air, angin, es atau gletser di suatu cekungan. Dalam rangka mewujudkan dan menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran kapal-kapal yang berolah gerak di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo, maka diperlukan pemeliharaan atau pengerukan kolam/alur pelabuhan.

Adapun kondisi kolam pelabuhan kedalamannya hanya mencapai 3 mLWS sampai dengan 5 mLWS. Sehingga, dibutuhkan pengerukan untuk mendapatkan kedalaman kolam mencapai 7 mLWS.

Namun, pendangkalan tersebut akan teratasi. Pihak Pelabuhan Kelas II Palopo telah melaksanakan penandatanganan kontrak pekerjaan pengerukan kolam Pelabuhan Palopo. Sebagai pelaksana PT Ramadhan Karya Pratama.

Penandatanganan kontrak disaksikan oleh tim pengawal pengamanan pembangunan pemerintah daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Palopo. Serta kuasa pengguna anggaran (KPA) kantor unit penyelenggara Pelabuhan Kelas II Palopo.

Dalam penandatanganan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama unsur muspida Kota Palopo, di Dermaga Pelabuhan Tanjung Ringgit, Senin 19 Juni 2017, kemarin.

Dalam laporan kuasa pengguna anggaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Palopo yang dibacakan oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Palopo, Baharudin M Dahlan SH, volume total pengerukan yaitu 245.978,44.

Dengan kedalaman keruk rata-rata 7.0 mLWS. Panjang kolam yang dikeruk 550 meter dan lebar 200 meter. Adapun jenis material keruk yaitu situ soil (pasir dan lumpur). Dananya sendiri bersumber dari DIPA Pusat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Dengan anggaran sebesar Rp23.320.238.000.

Namun, dikatakan kepala Pelabuhan Kelas II Palopo, karena adanya penghematan anggaran dari Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, dana yang digunakan hanya Rp18.647.627.000 untuk digunakan dalam pengerjaan pengerukan kolam Pelabuhan Palopo.

Ditambahkannya, dalam pengerjaan fisik ini akan dikerjakan oleh PT Ramadhan Karya Pratama. Dengan Konsultan PT Muara Konsul. Dimana waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender. Tanggal mulai kontrak sejak 28 April 2017 hingga berakhir tanggal 24 Oktober 2017.
“Kami harap dalam pelaksanaan pengerjaan pengerukan kolam ini berjalan sesuai dengan yang diharapakan,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Palopo yang diwakili oleh Kasi Intel, Rizal Manaba SH sekaligus sebagai tim TP4D, mengatakan bahwa tujuan utama dari tim TP4D yaitu mengawasi dari awal hingga akhir pengerjaan. Agar tidak terjadi tindak pidana korupsi di dalamnya.

“Jadi kami akan terus berkoordinasi dengan PPK dan juga dengan konsultan. Mengontrol pengerjaan hingga selasai,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, yang diwakili oleh Sekertaris Kota Palopo, Jamaluddin Nuhung mengungkapkan bahwa pihak Pemerintah Kota Palopo berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik.

“Biasanya dalam pengerjaan proyek itu salah satu kelemahannya adalah kurangnya pengawasan. Jadi, kami berharap kerjasama dari semua pihak sehingga proyek ini berjalan dengan lancar hingga selasai,” katanya.

Direktur
PT Ramadhan Karya Pratama, Sainal, mengatakan pihaknya akan bekerja dengan semaksimal mungkin dalam pelaksanaan proyek ini. “Waktu yang telah diberikan ini semoga kami bisa maksimalkan. Sehingga bisa selesai tepat waktu,” unkapnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Palopo, Juraid Sulaeman juga mengatakan bahwa akan bekerjasama semaksimal mungkin.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengerukan kolam pelabuhan ini. “Tujuan utama dari pengerukan kolam ini tentu nantinya kapal-kapal yang berbobot besar sudah bisa masuk semua,” katanya.

Ditambahkannya, pengerjaan ini sebenarnya baru tahap awal. Masih ada tahap selanjutnya. Ini baru pengerjaan jangka pendek. ”Masih ada nanti jangka menengah dan juga jangka panjang,” tandasnya.

Hadir di acara buka bersama, Sekkot Palopo, Jamaluddin Nuhung, Asisten I Pemkot Palopo, Burhan Nurdin, Kepala Bappeda, Firmanza, Kepala Imigrasi Kota Palopo, Samuel Toba, Dandim yang mewakili, Camat Wara Timur, Lurah Pontap, Direktur Utama Palopo Pos, Amran Suyuti. Juga hadir masyarakat sekitar pelabuhan.(udy/ary)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top