DPRD Soroti Dana Rp100 Juta per Kelurahan – FAJAR sulsel
News

DPRD Soroti Dana Rp100 Juta per Kelurahan

PALOPO — Reses DPRD Kota Palopo dari Daerah Pemilihan (Dapil) dua di tiga kecamatan yakni Wara Selatan, Sendana, dan Wara Timur menemukan kejanggalan. Anggota DPRD dari dapil dua menyoroti anggaran Rp100 Juta per kelurahan.

Hal tersebut diungkapkan langsung Ketua DPRD Kota Palopo, Harisal A. Latief. Ia mengatakan, dari tiga kecamatan yang ditempati reses ada dua kecamatan yang bermasalah.

“Dana Rp100 Juta di Wara Selatan dan Sendana tidak terealisasi dengan baik, bahkan ada kelurahan yang tidak mengambil dana tersebut,” papar Harisal A. Latief yang ditemui Palopo Pos Rabu, 21 Juni 2017 kemarin di kantor Camat Wara Timur usai reses.

Lanjut Harisal, tidak terealisasinya dana kelurahan dengan baik di dua kecamatan karena ada beberapa kelurahan yang tidak mengetahui tentang aturan dana tersebut.

Dari tiga kecamatan yang ditempati reses oleh anggota DPRD dari dapil dua hanya Kecamatan Wara Timur saja yang dana kelurahan terealisasi dengan baik, bahkan 100 persen.

“Di Wara Timur Timur dana tersebut berjalan dengan baik. Ini dikarenakan adanya pemantauan serta koordinir yang baik dari kecamatan. Persoalan dana kelurahan Rp100 Juta ini paling urjen yang harus disikapi,” jelas Harisal.

Walaupun dana kelurahan berjalan dengan baik di Wara Timur, namun dalam reses yang berlangsung di ruang rapat Kantor Camat Wara Timur pukul 16.00 Wita kemarin terdapat beberapa keluhan masyarakat.

Masalah hewan ternak lagi-lagi menjadi permasalahan warga Wara Timur. Tidak jauh berbeda dengan Kecamatan lain hewan ternak juga makin hari makin meresahkan warga ditambah lagi kotorannya selalu bertebaran di jalan.

“Beberapa waktu lalu di Kelurahan Benteng ada 10 sapi yang mati dengan mulut berbusa. Anehnya tidak ada satupun pemilik mengaku bahwa sapinya telah mati,” katanya.

Sementara terkait masalah tiang listrik PLN yang dikeluhkan warga Harisal A Latief mengatakan bahwa masalah tersebut akan dibicarakan dengan Komisi II.
“Saya kira masalah yang dikeluhkan pada hari ini tidak terlalu sulit untuk di selesai dalam waktu yang singkat,” tambah Harisal.

Camat Wara Timur, Baso Aznur mengatakan, permasalahan hewan ternak yang masih banyak berkeliaran karena tidak adanya lahan ditempati menampung sapi jika ditangkap.(mg2/rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top