PU Janji Benahi Jalan Sebelum Lebaran – FAJAR sulsel
News

PU Janji Benahi Jalan Sebelum Lebaran

MASAMBA – Belum semua ruas jalan di wilayah Luwu Utara mulus memasuki musim mudik lebaran 2017. Sejumlah titik kondisinya masih rusak parah.
Termasuk di Trans Sulawesi, Kecamatan Sabbang. Jalan di wilayah itu kondisinya rusak parah.
Selain bergelombang, jalan berlubang cukup dalam dan lebar sehingga membahayakan pengguna jalan.

“Memang masih ada beberapa titik yang rusak,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Luwu Utara Suaib Mansur.
Suaib telah beberapa kali berkomunikasi dengan PT Latanindo Graha Persada selaku kontraktor perbaikan jalan.

“Lubang-lubang itu akan ditambal sementara satu atau dua hari ke depan oleh Latanindo. Sehingga pemudik bisa melintas dengan lancar,” tutur Suaib.

Selain di Sabbang, infrastruktur jalan di Desa Tolangi Kecamatan Sukamaju sangat buruk. Sehari-harinya, warga di desa tersebut harus berjibaku dengan lumpur.

Padahal pembangunan infrastruktur di pedesaan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya, khususnya jalan. Pasalnya, jalan merupakan salah satu sarana vital dalam mendorong perekonomian rakyat. Apalagi jika jalan tersebut merupakan sarana yang sejak lama dinanti masyarakat. Seperti di Desa Tolangi Kecamatan Sukamaju.

Dimana jalan dari Dusun Tolangi tembus Dusun Landung hingga saat ini belum diaspal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara. Padahal hasil perkebunan berupa kakao dan sawit sangat melimpah di kedua dusun tersebut. Jika jalan tersebut sudah diaspal tentunya akan meningkatkan produksi pertanian di Desa Tolangi.

Kepala Desa (Kades) Tolangi, Alhilal Amirullah saat ditemui di kediamannya mengatakan, masyarakatnya sangat mendambakan jalannya diaspal. Karena jumlah warga yang dilalui jalan tersebut di dua dusun yakni Dusun Tolangi dan Dusun Landung berjumlah kurang lebih 230 KK, dengan luas areal petanian dan perkebunan ratusan hektar sawit dan kakao.

Pengusulan jalan tersebut untuk diaspal sejak tahun 2004 hingga saat ini mulai diusulkan tingkat Musrembang Desa dan Musrembang Kecamatan. Namun pada pembahasan di kabupaten pengusulan jalan Desa Tolangi tidak masuk program Pemkab Luwu Utara.

”Karena itu, kami sering didatangi masyarakat kapan jalan mereka bisa diaspal seperti desa lainnya,” harap Kades.
Masyarakat sangat menanti jalannya diaspal, sebutnya. Selain untuk mempermudah akses pengangkutan hasil perkebunan juga dapat digunakan masyarakat khususnya, pelajar

”Jika hujan terus mengguyur seperti dua pekan ini. Sudah pasti jalan berlumpur. Para pelajar pasti kotor pakaiannya,” jelasnya lagi.
Senada dengan itu, Tokoh Masyarakat Tolangi, Abdul berharap pemerintah dapat segera mengaspal jalan di desa kami.

”Kami mendambakan selama ini jalan kami bisa diaspal,” tandasnya.(jun/rhm)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top