Di Lutim, 12 PNS Tambah Libur – FAJAR sulsel
News

Di Lutim, 12 PNS Tambah Libur

MALILI — BKD Luwu Timur menemukan sejumlah PNS yang tidak ngantor di hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran. Hal ini berlanjut sampai di hari kedua. Kemarin, BKD menemukan 12 PNS tambah libur.

“Iya hasil sidak ada yang ditemukan tidak ngantor, PNS tanpa keterangan 7 orang ditambah 5 orang kemarin,” ujar Kamal Rasyid, kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Luwu Timur, kepada Palopo Pos, kemarin.

Hanya saja, Kamal yang ditanya soal instansi mana saja kedapatan tidak berkantor hingga kemarin, ia tidak menyebutkan secara detail. Ia mengatakan kalau itu tersebar di beberapa SKPD. “Saya tidak terlalu hapal juga. Dari instansi mana karena tersebarki dinda,” kata Kamal.

Soal sanksinya, lanjut Kamal, masih dalam evaluasi. Sebab, beberapa PNS yang ditemukan tidak hadir dengan keterangan tidak jelas. “Sebagian akan kami evaluasi, karena ada 7 orang yang memeberikan keterangan yang tidak jelas pada saat sidak. Makanya, kami nyatakan yang bersangkutan kategori tanpa keterangan,” kata Kamal.

Bagaimana dengan lima orang ASN? Menurut Kamal, kalau 5 orang telat masuk kantor. Ia menambahkan bahwa pada umunya Sanksi yang diberikan itu secara administratif dan juga sanksi lainnya yang berpedoman pada hasil pemeriksaan yang bersangkutan.
“Ini masih kita evaluasi dan hasilnya nanti akan kami ajukan saran ke pimpinan terkait sanksinya,” kata Kamal.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, bolos hari pertama kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) hanya berlaku untuk mereka yang sakit, keluarganya sakit, atau ada penugasan lain. Di luar itu, sanksi bisa diberikan.
“Ini menyangkut masalah disiplin,” ujarnya usai Halal Bi halal di Kantor Kemendagri, Jakarta, kemarin.

Terkait sanksinya, Tjahjo menyerahkan hal tersebut kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB). “Itu sanksinya menpan semua. karena semua PNS yang atur Menpan,” imbuhnya.

Politisi PDIP itu mengatakan, PNS harus malu jika mendapat sanksi disiplin. Sebagai pegawai yang digaji oleh rakyat, sudah selayaknya bekerja secara maksimal.
“Kalau diberi peringatan, kalau dia tidak malu ya kebangetan itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Kemenpan RB mengingatkan ASN untuk kembali bekerja pada Senin 3 Juli 2017, lalu. Sebab, libur Lebaran bagi PNS, TNI dan Polri selama 10 hari telah berakhir. PNS yang melanggar akan kena hukuman disiplin sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010. (jpnn-krm/ary)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top