Pedagang di Pasar Makale Ogah Pindah – FAJAR sulsel
News

Pedagang di Pasar Makale Ogah Pindah

MAKALE — Pemerintah Daerah (Pemda) Tana Toraja berencana menjadikan pasar Makale sebagai pasar wisata. Namun sepertinya tidak akan berjalan dengan baik. Pasalnya, banyak pedagang yang menolak untuk pindahkan ke lokasi yang sudah ditunjuk oleh dinas terkait, Jumat 7 Juli 2017 kemarin.

Dari pantauan Palopo Pos, sejumlah pedagang yang menolak dipindahkan mengadu langsung ke Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae. Para pedagang meminta agar kebijakan penataan yang dianggap kurang efektif itu, ditinjau ulang kembali.

Dalam kesempatan itu, Alfenius, selaku kordinator para pedagang meminta agar pedagang dipindahkan ke tempat yang layak.
Alasannya lokasi yang ditunjuk dianggap tidak efektif karena dekat dengan penjual ballo’ minuman khas Toraja (arak) sehingga gampang memicu keributan, selain itu lokasinya dianggap oleh para pedagang tersembunyi serta sempit.

Dan para pedagang ini juga protes surat himbauan yang datang sehari sebelum penertiban ,yang langsung diikuti operasi penertiban oleh petugas Satpol PP ,sehingga pedagang tidak siap mengemas barang dagangan sebelum dipindahkan.

Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae ketakan Kepada para pedagang “agar pedagang tidak perlu ngotot tidak mau dipindahkan.Dan silahkan ikuti saja dulu kebijakan yang diambil pemerintah. Berikan waktu kepada pemerintah untuk menjalankan kebijakan, nanti kita evaluasi ulang jika memang ada yang tidak efektif,” ujar Nico. Lanjutnya dirinya akan langsung turun ke lapangan melihat persoalan yang terjadi.

“Kami akan turun langsung ke pasar memantau keadaan, nanti di lapangan (Pasar Makale) baru kita atur ulang kalau memang ada yang tidak efektif, Bupati juga meminta dengan tegas kepada para pedagang harus siap diatur untuk kebaikan bersama,” tandasnya.

Puluhan pedagang yang mendatangi Bupati Tana Toraja ini adalah merupakan pedagang buah yang selama ini menempati bagian depan gerbang pasar, mereka menolak dipindahkan dengan alasan pembeli buah umumnya gunakan sisa uang belanja setelah keluar dari pasar sehingga pedagang buah harus berada dipinggir jalan. (mg5/him)

LANJUT PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top