Seburuk Apapun Kondisi Covid, Optimis Pilkada Tetap Dipastikan Berjalan

Senin, 22 Juni 2020 14:44
Belum ada gambar

Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Akhmad Namsum menilai pilkada yang digelar 9 Desember mendatang akan berjalan aman dan sukses.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Pusat telah menetapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan berlangsung 9 Desember mendatang, yang juga sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

Meskipun pandemi covid-19 belum juga berakhir dan puncaknya belum bisa dipastikan sampai kapan, Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Akhmad Namsum menilai pilkada yang digelar 9 Desember mendatang akan berjalan aman dan sukses.

“Tetapi semua harapan harapan pemerintah itu bisa berjalan dengan baik harus ditopang dengan kerjasama yang baik, koordinasi yang baik serta informasi yang baik dari seluruh elemen yang ada, mulai dari tingkat atas sampai ketingkat bawah,” ucapnya, Senin (22/6/2020).

Ia menambahkan bahwa untuk memastikan layaknya pilkada 2020 digelar di Kota Makassar pihak pemerintah terus mengedukasi masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pilkada 2020 kali ini, juga akan menjadi orientasi dan harapan yang berkelanjutan bagi masa yang akan datang, karena program pemerintah dalam menghadapi wabah covid-19 menjadi tonggak keberhasilan pesta demokrasi di Kota Makassar.

“Kita berharap di bawah kendali Pj Wali Kota Prof. Yusran Yusuf dapat terukir sejarah dengan Pilkada yang bermartabat dan berkualitas di tengah Pandemi Covid-19 dalam melahirkan Pemimpin sesuai pilihan rakyat guna mengantarkan kota tercinta ke arah masa depan sebagai kota yg disegani pada level Nasional dan Internasional,” tutupnya.

Aman dan layaknya Kota Makassar menggelar pilkada 2020, kata dia, merupakan tanggung jawab seluruh pihak, baik itu dari pemerintah, TNI, kepolisian dan masyarakat.

“Jadi semua elemen punya kewajiban untuk menyukseskan kegiatan pilkada 2020 agar menghasilkan pemimpin berkualitas dan mempunyai orientasi memajukan makassar meski di kondisi pandemi seperti saat ini,” ujarnya.

Olehnya, pilkada yang digelar dalam masa pandemi ini, lanjut Akhmad merupakan tantangan bagi seluruh daerah karena kondisi baru dan spesial serta mengharuskan demokrasi tetap berjalan.

“Intinya, selama kita semua bisa menjaga dan menjalankan protokol kesehatan dimasa pandemi, dan ketentraman masyarakat selama pandemi karena itu juga adalah tujuan pokok, sehingga stabilitas dan keamanan bisa terjaga, saya rasa kita sudah layak menjalankan pilkada di 9 Desember nanti,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI