Polres Pelabuhan Ikut Serta Budi Daya Ikan Laut Bernilai Ekonomis

Sabtu, 27 Juni 2020 20:43

Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam menurunkan bibit ikan laut ke dalam keramba di sekitaran Pulau Kayangan, Kota Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aparat kepolisian tak sekadar menjaga dan mengayomi di tengah masyarakat. Institusi yang dipimpin Jenderal Idham Asiz ini turut serta membantu pemerintah dalam program ketahanan pangan.

Rupanya, Polres Pelabuhan, Kota Makassar telah menerapkan itu. Diantaranya membangun dua unit keramba, atau wadah budi daya ikan laut di sekitaran Pulau Kayangan dan di Pulau Barrang Caddi.

Kedua pulau itu masuk dalam wilayah hukum Polres Pelabuhan. Jumlah keramba yang dibuat sendiri akan terus ditambah, dan budi daya ikan di sana akan dijaga oleh petugas dari Satuan Polisi Air, Polres Pelabuhan.

“Nanti kita lihat progres budi dayanya dan akan terus ditambah. Keramba ini juga akan didukung oleh warga sekitar dan juga akan membuat keramba untuk budi daya ikan laut,” kata Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam di Pulau Kayangan, Sabtu (27/6/2020).

Beberapa jenis bibit ikan pun tampak mulai diturunkan ke dalam keramba yang di bawahnya terdapat jaring, yang telah tersedia makanan ikan laut secara alami.

Beberapa jenis ikan yang dimasukkan ke dalam keramba itu diantaranya ikan kakap putih, kerapu, dan beberapa jenis ikan laut yang dapat bernilai ekonomis.

“Ikan kakap putih yang kami masukkan ke keramba berjumlah 1500 ekor. Jadi di Polres Pelabuhan sudah ada sekitar 2.700 ekor ikan laut di dua keramba ini,” jelas perwira dua bunga ini.

Tampak keramba tersebut tidak dibawa ke daratan. Melainkan terus didiamkan di atas air laut, namun tak jauh dari pulau itu agar mudah dipantau oleh beberapa petugas Sat Polisi Air, Polres Pelabuhan setiap hari.

Selain itu, kedua pulau tersebut merupakan pulau yang kerap dijadikan tempat wisata bagi para wisatawan. Kelak di sana, para wisatawan yang akan datang melihat langsung cara budi daya ikan laut menggunakan keramba yang terbuat dari bambu ini. (Ishak/fajar)

Komentar