Kehabisan Air Cuci Tangan, PD Pasar Terpaksa Pakai Air Milik Pedagang

Senin, 29 Juni 2020 10:53
Belum ada gambar

Dirut PD Pasar Makassar Raya, Basdir.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PD Pasar Makassar Raya mengaku sering kehabisan air untuk keperluan cuci tangan bagi para pengunjung yang datang ke pasar.

Selama masa pandemi Covid-19, PD Pasar memang menyiapkan tempat cuci tangan di pasar dan mewajibkan para pengunjung untuk mencuci tangan sebelum berbelanja.

Dirut PD Pasar Makassar Raya, Basdir mengaku, hal yang paling dibutuhkan pihaknya saat ini adalah suplai air untuk mengisi tandon yang telah disediakan.

“Yang paling dibutuhkan sekarang adalah suplai air. Kadang kalau kita kehabisan air di tandon terpaksa pakai air milik pedagang,” kata Basdir, Senin (29/6/2020).

Menurut Basdir, pihaknya sudah berkomukasi dengan Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar untuk rutin mengisi air di tandon-tandon yang sudah menjadi tugasnya sejak dulu.

“Kami sudah surati, pernah juga kita telpon kalau diingatkan langsung datang isi. Mungkin perlu nanti kita sampaikan ke direksi PDAM atau lewat pak Wali supaya rutin pertiga hari kek. Kan tidak mungkin habis dalam sehari. Mungkin bisa diagendakan,” jelasnya.

Basdir berharap, Perumda Air Minum Kota Makassar bisa kembali rutin mengisi tandon-tandon di sejumlah pasar seperti yang dilakukan sejak awal pandemi covid.

“Kami berharap mudah mudahan teman teman di PDAM bisa membantu untuk menyuplay air setiap tandon yang ada di pasar. Kan di setiap pasar sudah ada itu (tandon) ,” ucapnya.

Selain itu Basdir mengaku masih membutuhkan tambahan wastafel di sejumlah pasar besar. Mengingat banyaknya jumlah pengunjung yang datang.

“Alat cuci tangan kalau di pasar pasar kecil itu cukup. Yang kita kendala itu pasar besar yang banyak di jalanan menjual, contoh Makassar Mall, kita butuh tambahan. Kalau yang lain itu kayak Pasar Maricaya, Pasar Sawa, cukupji. Pasar Panampu ji, Terong, Makassar Mall yang kekurangan,” terang Basdir. (ikbal/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI