Makassar Punya Potensi Wisata MICE Namun Minim Event Reguler

Senin, 29 Juni 2020 09:56
Belum ada gambar

Ketua DPD Asosiasi Penyelenggara Pameran Indonesia (Asperapi) Sulsel, Jeffrey Eugene T.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Potensi wisata MICE di Sulsel cukup besar dengan infrastruktur yang memadai. Hanya saja, Makassar masih minim event reguler.

Sehingga itu, asosiasi pengusaha membentuk Makassar MICE Torism Boarad (MMTB) untuk mendorong event reguler di Makassar. Event reguler yang dimaksud adalah event yang berkelanjutan.

“Semua daerah punya event reguler. Kita disini tidak. Yang saya maksud itu adalah event yang setiap tahunnya digelar dengan jadwal yang sama, tidak berubah-ubah. Nah kita disini jadwalnya sering berubah, padahal wisatawan itu tiap tahunnya sudah punya kalender event masing-masing,” kata Ketua DPD Asosiasi Penyelenggara Pameran Indonesia (Asperapi) Sulsel, Jeffrey Eugene T.

Namun, kata Jeffrey, yang terpenting dari bisnis meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) adalah dukungan pemerintah.

“Meskipun kita dari asosiasi sudah bersatu tapi jika tidak ada dukungan pemerintah itu sama saja. Jadi kita ingin lari bersama,” pungkasnya.

Jeffrey berharap wisata MICE ini bisa digerakkan. Sebab MICE adalah penggerak terbesar roda pariwisata.

Seperti yang dirasakan saat ini, industri pariwisata sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. Kunjungan wisatawan anjlok, bisnis MICE pun tak berjalan.

Debindo Mega Promo, salah satu event organizer yang termasuk dalam bisnis MICE mencatat setidaknya ada 18 event miliknya di Makassar yang tertunda di tahun 2020.

“Belum lagi event kami yang ada diluar Makassar. Pandemi covid-19 betul-betul memukul bisnis MICE,” ujar pria yang President Director Debindo Mega Promo, Jeffrey Eugene T, kemarin.

Namun, memasuki masa new normal, Jeffrey optimis pariwisata khususnya bisnis MICE akan bergerak. Pelaku industri MICE mulai bersiap-siap.

Jeffrey yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Asosiasi Penyelenggara Pameran Indonesia (Asperapi) Sulsel mengatakan sejak pandemi covid-19 hanya sedikit event yang bisa berlangsung. Namun, memasuki masa normal baru industri MICE seharusnya sudah bisa mulai berjalan.

“Di Asperapi saja untuk tahun ini ada sekira 1.800-an event yang terjadwal. Namun hanya sekira lima event saja yang baru berjalan. Oleh karena itu, kita para pelaku industri MICE sudah harus bergerak,” katanya.

Guna menghidupkan kembali pariwisata khususnya di Sulsel, sejumlah asosiasi termasuk Asperapi mendorong wisata MICE. Hal ini dilakukan agar Makassar sebagai salah satu MICE destination, lebih siap menyongsong era New NorMICE.

Menurutnya, meski bisnis MICE dibuka kembali namun tidak semua kegiatan bisa berjalan. Hanya yang memiliki resiko kecil, seperti seminar dan pameran yang dimana protokol kesehatan dapat diterapkan.

“Kalau seperti konser tidak mungkin kita gelar dimasa seperti ini. Kita tidak mau event kita jadi klaster baru penyebaran korona. Nah kalau seminar atau pameran kita bisa atur pesertanya,” ungkapnya.(mum/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI