Peduli Wong Cilik, None Bakal Gratiskan BPJS dan Iuran Selain Pajak

Kamis, 2 Juli 2020 20:08

Irman Yasin Limpo (None)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bakal Calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo, memaparkan program unggulannya jika kelak dipercaya masyarakat menjadi orang nomor satu di Makassar.

None, demikian ia biasa disapa, memilih mengambil peran mensejahterakan wong cilik dan berupaya membangkitkan sektor yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu pendekatan yang akan dilakukan None adalah menggalakkan Single Tax. Adik kandung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo itu bertekad akan membebaskan iuran jaminan kesehatan dan iuran-iuran lain di luar pajak dan retribusi.

“Rakyat tidak boleh lagi bayar iuran-iuran lain di luar pajak. Di UU Keuangan hanya membagi pajak dan retribusi. Pajak sifatnya fee cost, retribusi bersifat variable cost tergantung apa yang kamu geluti. Pajak akan membiayai pembangunan, retribusi membiayai yang sifatnya lokal,” urai None saat wawancara eksklusif bersama fajar.co.id di Makassar, tengah pekan lalu.

Artinya, lanjut None, iuran BPJS atau iuran sampah tidak perlu lagi dibayar masyarakat alias gratis. Karena seharusnya iuran tersebut bisa dicover oleh pajak.

“Menurut saya, lebih penting untuk bayarin rakyat BPJS nya daripada bangun taman. Tidak boleh lagi masyarakat miskin bayar BPJS karena kesehatan itu pelayanan dasar,” tegasnya.

Bagi None, tugas utama pemerintah adalah mengurus kehidupan orang tidak mampu dan prasejahtera. Jika pelayanan dasar rakyat tidak mampu dipenuhi, maka jelas keberadaan pemerintah patut dipertanyakan.

“Pemerintah tidak usah urus orang kaya karena orang kaya bisa mengurus dirinya sendiri. Fokus pemerintah adalah mengurus orang tidak mampu,” kata None.

“Jika pelayanan dasarnya rakyat saja tidak terpenuhi, lalu untuk apa ada pemerintah. Yang terpenting adalah warga miskin jangan sampai mati karena tidak punya uang. Sama juga halnya kalau anak-anak tidak bisa sekolah karena tidak punya uang. Berdosa sekali kita, mending bubar aja pemerintah,” paparnya lugas.

Komentar