Balik dari Jaga Perbatasan, Prajurit Yonif 721 Makkasau Dikarantina 14 Hari Sebelum Bertemu Keluarga

Senin, 6 Juli 2020 16:08
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kapal KRI 593 Banda Aceh telah tiba di Makassar, Minggu (5/7/2020). Kapal ini membawa kebahagiaan untuk para keluarga para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satgas Yonif 721 Makkasau.

Mengapa tidak, 474 orang prajurit Satgas Yonif 721 Makkasau yang ditugaskan di perbatasan Papua Nugini kini pulang dengan selamat. Rasa haru sangat jelas terpancar diwajah parajurit ini. Setahun mereka meninggalkan keluarga sejak Juli 2019.

Dansatgas Yonif 721 Makkasau, Letkol Inf Andi Wicaksono Wibowo merasa bangga. Pasalnya misi mereka disana selama kurang lebih satu tahun, bisa diselesaikan. Bahkan beberapa diantaranya rela meninggalkan istri yang saat itu tengah hamil muda, mereka rela tak mendampingi istri melahirkan.

Ada juga beberapa pengantin baru yang harus merelakan meninggalkanniatri sementara. Semuanya demi tugas negara di perbatasan. Selama di perbatasan, prajurit Satgas Yonif 721 Makkasau ini tak hanya melakukan pengamanan wilayah.

Tetapi mereka juga terlibat untuk menjadi pengajar di desa terpencil, membantu warga bercocok tanam dan membantu menyediakan kebutuhan warga dipelosok yang kekurangan.

“Dari total anggota ini, ada satu orang yang sakit karena usus buntu dan masih belum pulang tetapi keadaannya sudah pulih,”ucapnya.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka mengatakan tibanya parajurit ini di Makassar, tak boleh langsung menemui keluarga. Mereka harus dikarantina dulu selama 14 hari di barak tentara yang berlokasi di Pinrang.

“Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan dan mengikuti aturan pemerintah Sulsel untuk menekan kalau saja bisa terjadi penularan virus,”ungkapnya saat ditemui usai upacara pelepasan di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

Tak seperti biasanya, ada keluarga yang datang menjemput dan langsung menemani pulang. Kali ini karena situasi Covid-19, sehingga mereka mengabari keluarga hanya via telepon atau sementara via virtual.

Komentar

VIDEO TERKINI