Infection Center RSUD Sayang Rakyat Menjadi “Rumah” yang Nyaman Bagi Pasien Covid-19

Kamis, 9 Juli 2020 11:24
Belum ada gambar

Unit Infentiion Centre RSUD Sayang Rakyat.

Kehadiran IC RSUD Sayang Rakyat ini juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu pasien covid 19 yang pernah dirawat, Silahuddin Genda, menuturkan bahwa selain fasilitas yang lengkap, perawat yang bertugas juga sangat ramah.

“Sisi pelayanan relawan dan tenaga kesehatan memang orang terlatih, tidak seenaknya. Mereka ramah datang setiap saat kita panggil mereka datang ke kamar untuk membantu keluhannya apa,” ungkapnya.

Selama 33 hari menjalani perawatan, membuat dirinya berhasil membuang jauh-jauh pikiran bahwa isolasi menakutkan layaknya seperti penjara yang hidup berdempetan.

“Fasilitas kamarnya juga luas, tidak berhimpitan dan ada kamar mandi di dalam. Setiap kamar teras yang bisa digunakan pasien melihat pemandangan atau berjemur,” beber wartawan senior itu.

Pembangunan yang menelan anggaran Rp 11 miliar itu diharapkan menjadi langkah untuk mematahkan stigma dalam masyarakat bahwa menjadi pasien covid-19 adalah hal yang menyeramkan dan memalukan, terutama terkait perawatan.

Saat diresmikan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Hal itu juga sudah ditegaskan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah saat meresmikan IC tersebut. Menurutnya, IC RSUD Sayang Rakyat sangat representatif. “Masyarakat Sulawesi Selatan nggak usah khawatir, kita mendapatkan satu ruang isolasi yang sangat representatif dan ini juga kita lihat dilengkapi dengan Wifi, dilengkapi dengan TV, jadi nggak ada lagi alasan untuk tidak melakukan isolasi bagi masyarakat yang bermasalah, terutama yang ODP, OTG dan PDP,” kata Nurdin baru-baru ini.

Baca Juga: Pegang Teguh Prinsip Transparansi dan Akuntabel

Direktur Utama RSUD Sayang Rakyat, dr. St.Haeriyah memaparkan bahwa selama IC RSUD Sayang Rakyat digunakan, tingkat kesembuhan pasien tergolong tinggi. Hingga kini, sudah lebih 160 pasien positif Covid-19 dirawat di Infection Center RSUD Sayang Rakyat. Sebagian telah sembuh dan dipulangkan, dan tersisa 80-an pasien yang masih mendapatkan perawatan maksimal.

Komentar

VIDEO TERKINI