Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban Ungkap Omset Merosot

Kamis, 9 Juli 2020 13:07

Pedagang hewan kurban di Jl Lamuru.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Tidak terasa hari raya Idul Adha atau perayaan hari kurban akan dilaksanakan oleh seluruh umat muslim.

Mengingat saat ini, Sulsel khususnya tengah dilanda wabah Covid 19 yang banyak meresahkan warga, bahkan dapat menghilangkan nyawa bagi yang rentan terjangkit seperti lansia dan memiliki penyakit bawaan.

Selain meresahkan warga, dari sisi ekonomi pun juga ikut terganggu. Misalnya pedagang kambing dan sapi yang tiap tahun mendapatkan pemasukan lebih saat hari raya kurban.

Pedagang kambing, Sarman mengatakan pendapatannya mengalami penurunan selama adanya wabah virus corona.

“Turun sekali, biasanya kita dapat 80 persen sekarang sisa 50 sampai 60 persen. Tahun lalu, waktu hari kurban, kita bisa jual hampir seratus ekor tapi sekarang agak turun. Saat ini saja baru 5 ekor yang laku,” ucapnya saat ditemui di los penjualannya Jalan Lamuru, Kamis (9/7/2020).

Dia menyebutkan untuk harga satu ekor kambing dijual dengan harga Rp1,7 juta hingga Rp4 juta. Tahun ini, ia memasang target penjualan kambing sebanyak 70 ekor.

“Dari target 70 ekor, diperkirakan 10 ekor perminggu tapi kita tidak bisa pastikan, karena sekarang memang jauh sekali perbedaannya,” bebernya.

Sementara itu, pedagang sapi, Mustafa juga mengeluhkan hal yang sama. Tidak jauh berbeda dari Sarman, Mustafa menuturkan dari 23 ekor sapi yang dijual, baru 6 ekor yang laku.

“Tahun lalu itu, saya biasa menjual sampai 100 ekor tapi sekarang sisa 23 ekor,” ungkap Mustafa pada Fajar.co.id.

Ia mengaku ragu untuk mendatangkan lebih banyak sapi karena kondisi ekonomi yang goyah di tengah wabah corona.

“Sekarangkan susah kita mau beli banyak, ekonomi beda-beda, lagian juga harga naik sampai 20 persen, pembeli berkurang,” tandasnya.

Komentar