Segera Buat Akun agar Tak Membeludak Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi

Jumat, 10 Juli 2020 10:29

Sejumlah orangtua meluapkan protes ke panitia PPDB, Senin 6 Juli 2020.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Akun pendaftaran PPDB jalur zonasi tingkat SD dan SMP sudah bisa mulai dibuat. Harapannya, pendaftaran tak lagi membeludak dan server bermasalah saat PPDB dibuka 13 Juli nanti.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik mengatakan, ada dua penekanan utama saat pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi dibuka. Disdik harus memastikan server atau jaringan situs pendaftaran berjalan baik serta menekan indikasi manipulasi dokumen.

Untuk kesiapan jaringan atau server Disdik dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar akan melakukan beberapa simulasi. Langkah ini untuk memastikan kesiapan server dan tak lagi terjadi kekisruhan pendaftaran seperti saat PPDB jalur nonzonasi.

“Pembuatan akun untuk daftar zonasi juga sudah bisa dilakukan. Jadi, saat mendaftar pada 13 Juli, kita harap tidak ada lagi yang bermasalah dengan akun,” urai Amalia kepada FAJAR, Kamis, 9 Juli 2020.

Sementara untuk adanya praktik manipulasi surat keterangan (suket) domisili, Disdik Makassar berjanji akan memberi perhatian. Ada tim verifikasi yang akan bertugas memastikan keaslian dokumen.

“Untuk pemalsuan suket, kita sudah koordinasi dengan Ombudsman. Kita sudah diskusi, semua temuan jadi acuan dalam menjalankan proses PPDB,” ujarnya.

Kata Amalia, untuk dokumen domisili, sesungguhnya sudah ada kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Artinya, panitia PPDB atau tim sudah bisa melakukan verifikasi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Jadi bukan hanya suket, tetapi juga kartu keluarga. Kalau tidak sesuai dengan data di Disdukcapil, langsung kita anulir,” terangnya.

Ketua Panitia PPDB Kota Makassar Ahmad Hidayat juga telah melakukan koordinasi dengan Diskominfo Makassar. Diakuinya, masalah server memang menjadi salah satu penekanan yang mesti dievaluasi secara menyeluruh. Apalagi dengan kondisi pandemi, semua dilakukan serba online atau dalam jaringan (daring).

Komentar