Sengkarut PPDB, Wahab Tahir: Pendaftaran Manual Pilihan Terakhir

Senin, 13 Juli 2020 15:35
Belum ada gambar

Abdul Wahab Tahir

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi dimulai hari ini, Senin (13/7/2020). Sejumlah orang tua siswa mengeluh pendaftaran secara online sulit diakses.

Salah satunya Taufik mengaku kesal karena sejak pagi server PPDB online sulit dibuka. “Hari pertama PPDB server error terus sejak pagi tidak bisa dibuka. Diknas siap tidak ini?” ketus Taufik kepada fajar.co.id.

Menyikapi situasi pelik ini, Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir membenarkan server PPDB online alami error. Artinya PPDB online sementara berhenti karena banyaknya calon peserta didik yang mengakses website tersebut dalam waktu bersamaan.

“Kami mendapatkan penjelasan bahwa jam 12 tadi dalam keadaan off. Informasi yang saat ini ada 45 ribu akun yang mendaftar secara online sehingga situs menjadi mengalami hang,” ungkap Wahab.

Keadaan tersebut membuat orang tua didik resah dan kebingungan kemana mereka harus mendaftar, sementara pendaftaran manual sementara waktu ditiadakan imbas dari pandemi.

“Tadi malam kami sudah mencoba simulasi dengan menggunakan seribu pendaftar itu tidak ada masalah. Kita berharal seluruh masyarakat kota Makassar sebaiknya untuk bersabar dulu,” tutur politisi Golkar itu.

“Kita tidak bisa berbuat apa-apa karena kita berpatokan dengan sistem jaringan online tidak dalam bentuk manual,” sambungnya.

Wahab berjanji secepatnya melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk meminta penjelasan atas polemik ini.

“Insya Allah sesi kedua pendaftaran zonasi ini kita minta jaminan bahwa tidak bermasalah lagi, sebagai wujud kepedulian kami akan melihat dan mengecek kembali. Kemungkinan besar masalahnya sama dengan kemarin-kemarin, itu down lagi,” kata dia kemudian.

Jika sistem PPDB online terus terkendala dengan kerusakan server, tak menutup kemungkinan akan dibuka pendaftaran secara manual. Namun tentu, Wahab menegaskan, pihak sekolah maupun masyarakat harus menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

Komentar

VIDEO TERKINI