Makassar Masih Zona Merah, IDI Minta Pembukaan Bioskop Ditunda

Selasa, 14 Juli 2020 15:41
Belum ada gambar

Humas IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Makassar tak sepakat dengan rencana dibukanya kembali bioskop secara serentak 29 Juli mendatang.

Humas IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin menilai, pemerintah harus memperhatikan tingkat penyebaran kasus di Makassar yang masih tinggi dan terus bertambah tiap harinya. Hingga kini angka pasien positif mencapai angka di atas 4000.

Wachyudi Muchsin mengatakan, sebaiknya pemerintah menunda pembukaan bioskop sampai, setidaknya sampai Makassar mencapai zona hijau.

“Ingat, Makassar saat ini penyumbang 80 persen dari jumlah yang terpapar seluruh Sulsel. Di mana secara nasional Sulsel urutan nomor 3 masuk zona merah. Kami meminta ditunda sampai benar-benar kita masuk zona hijau,” katanya.

Selanjut, kata dia, organisasi kesehatan dunia (WHO) baru saja merilis data terbaru terkait virus corona bisa menyebar lewat udara. Apalagi di bioskop menggunakan AC Central yang artinya potensi virus menyebar lebih tinggi.

“Saat ini ada aturan WHO terbaru virus corona menular lewat udara jadi bioskop ini AC Central dan bioskop orang ada didalam 1-2 jam lamanya saling menularkan .. apakah menjamin orang yg nonton di bioskop bebas corona ?,” terangnya.

Dr Wachyudi menambahkan, virus Corona begitu cepat menular akibat memiliki empat sifat yang menunjukkan virulensi sangat reaktif, yaitu (1) Menular dari orang ke orang (human to human); (2) Menular pada saat penderita belum/tidak ada gejala (asymptomatic); (3) Menular trans-species (bisa antara spesies atau Human-Animal-Human); dan (4) Entry point penularannya bukan hanya via pernapasan (not only via respiratory), tetapi bisa menginfeksi jaringan mukosa.

“Seperti pada selaput mukosa atau lendir pada mata, juga saluran pencernaan, dan tentu saja lewat saluran pernapasan sebagai jalur utama penularan penyakit ini,” tandasnya. (ikbal/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI