Sambangi Posko Batu Putih, Pentolan Garuda Hitam Sidrap Deklarasi Dukung Dilan

Selasa, 14 Juli 2020 15:16

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Dukungan untuk Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal alias Deng Ical dan Dokter Fadli Ananda, semakin tebal. Tidak hanya dari organisasi, komunitas dan relawan yang berbasis di Makassar, tapi juga lintas daerah. Terbaru, Garuda Hitam Sidrap, salah satu organisasi besar di Kabupaten Sidrap mendeklarasikan dukungan, dimana mereka siap turun tangan mengerahkan jejaringnya di Makassar guna memenangkan pasangan yang akrab disapa Dilan. 

Pentolan Garuda Hitam Sidrap, Ibrahim Daru, bahkan datang langsung ke Posko Pemenangan Dilan di Jalan Gunung Batu Putih, Kota Makassar pada Senin (13/7/2020) malam. Legislator dari Fraksi PKS itu diterima langsung oleh Deng Ical dan Dokter Fadli. Turut hadir mentor pasangan kandidat ini, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang juga mantan Wali Kota Makassar dua periode. 

Ibrahim membahas berbagai hal yang mungkin bisa dibantu Garuda Hitam Sidrap untuk paket perpaduan figur dari Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama (NU) itu. Pihaknya mantap mendukung Dilan karena menilai pasangan ini paling ideal dan pas memimpin Makassar. Mereka mewakili seluruh elemen masyarakat, termasuk pendatang maupun warga Sidrap yang menetap di Kota Daeng. 

“Kota Makassar ini multi kultur, multi etnis. Begitu banyak warga dari berbagai daerah yang tinggal dan menetap di sini. Olehnya itu, butuh sosok pemimpin yang bisa mewakili semuanya dan itu terjawab dalam pasangan Dilan. Mereka merepresentasikan seluruh elemen masyarakat, baik yang tua dan muda, utara dan selatan. Makanya, kami terpanggil, siap membantu mengerahkan jejaring di Makassar,” ucapnya. 

Pertimbangan lain yang tidak kalah penting ada pada sosok Dokter Fadli. Pemilik RSIA Ananda itu diketahui berdarah Sidrap. Ibrahim menyebut menjadi kebanggaan tersendiri bila ada orang Sidrap yang sukses dan bisa memimpin ibukota provinsi ini. Lagi pula, Dokter Fadli pun sudah bergerak meminta restu dukungan dari jejaring keluarga Sidrap dan Jeneponto yang menetap di Makassar. 

Komentar