Usai Jalani Hukuman di Rutan Selayar, WNA Bulgaria Pelaku Skimming Dideportasi

Rabu, 15 Juli 2020 10:08

Petugas Rudenim Makassar mengawal satu WNA Bulgaria yang akan dideportasi dan satu WNA AS yang dipindahkan ke Jakarta. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar melakukan proses pendeportasian terhadap satu orang Warga Negara Asing (WNA) asal Bulgaria dan proses pemindahan satu WN Amerika Serikat ke Rudenim Jakarta, Rabu (15/07/2020).

Proses pendeportasian terhadap WN Bulgaria atas nama Petar Iliev Hadzhiliev (50 tahun) dilaksanakan setelah menjalani hukuman selama 1 tahun di Rutan Selayar dan dititip di Rudenim sejak 8 April 2020.

Petar merupakan pelaku pembobolan ATM (skimming) yang pelanggaran pasal 30 Undang Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang infomasi dan transaksi elektronik.

Pendeportasian WN Bulgaria ini dilakukan dengan pengawalan 2 orang petugas dari rudenim Makassar, melalui Bandara Soekarno Hatta kemudian transit di Qatar selanjutnya Yunani dan Bulgaria.

Kemudian untuk WN Amerika Serikat, atas nama Raymond Cecil Kastner alias Muhammad Zubair adalah pelaku pelanggar pasal 78 ayat 3 undang undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dia masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan dan setelah visa kunjungan habis tahun 2018, Raymond masih bertempat di Kendari. Kemudian ditangkap oleh Kanim Kendari selanjutnya dititipkan di Rudenim Makassar sejak 5 Maret 2020.

Karudenim Makassar Togol Situmorang mengatakan pemindahan terhadap Raymond dilakukan untuk memudahkan untuk berkoordinasi dengan perwakilan negaranya di Jakarta dan untuk memudahkan proses pendeportasian.

“Berdasarkan koordinasi dengan Kedutaan Amerika Serikat, untuk pergantian paspor Raymond harus dilakukan di hadapan pejabat kedutaan, dan masa pandemi ini pejabat hanya ada di kedutaan Amerika di Jakarta. Oleh karena itu kami berinisiatif memindahkan Raymond setelah mendapat persetujuan Dirjen Imigrasi,” jelasnya. (ishak/fajar)

Komentar