RTQ Usulkan Paotere Jadi Kawasan Kuliner Berbasis Bahari

Selasa, 21 Juli 2020 10:36
Belum ada gambar

Rahmat Taqwa

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Sektor pariwisata merupakan sektor yang memiliki potensi yang perlu dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Khusus di Kota Makassar, banyak memiliki potensi di sektor pariwisata, utamanya wisata bahari

Anggota DPRD Kota Makassar Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) menilai sudah saatnya wisata bahari kota Makassar kembali digaungkan di kancah nasional hingga mancanegara.

Banyak destinasi wisata yang seharusnya dikembangkan sehingga akan meningkatkan pendapatan asli daerah. Komponen utamanya ada pada jumlah objek wisata, tingkat pemerataan fasilitas pariwisata, dan jumlah wisatawan yang berkunjung.

“Kota Makassar ini kan terkenal dengan daerah pesisir dimana potensi wisata bahari sangat memungkinkan kita jual. Seperti banyak pulau-pulau di wilayah Makassar Utara, Sangkarrang dan sekitarnya belum terkelola dengan baik oleh pemerintah. Sehingga wisatawan dari luar Makassar agak segan berwisata di sana. Salah satunya akses susah. Tidak setiap saat bisa ke sana,” papar Rahmat, Selasa (21/7/2020).

Selain itu, Rahmat juga menyebut Paotere yang tersohor dengan pemasok ikan terbesarnya. Ia mengusulkan untuk ditata menjadi kawasan kuliner sari laut di pinggir laut.

“Di wilayah utara juga ada Paotere yang terkenal dengan pemasok ikan. Itu kan bisa dibuat semacam pasar malam untuk makan ikan di pinggir laut. Tapi sejauh ini tidak ada. Itu mungkin yang bisa dikembangkan pemerintah kota,” usulnya.

Menurutnya, perbaikan dalam hal pengembangan pariwisata sudah ada dari tahun ke tahun. Anggarannya pun terus meningkat.

Yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah saat ini adalah mewujudkan rasa nyaman wisatawan dan mendapatkan akses memadai menuju tempat wisata.

“Tapi memang akses dan rasa nyaman wisatawan menjadi PR kita bersama. Misalnya di Losari yang masih banyak anak jalanan dan pengamen yang belum terorganisir dengan baik. Sehingga mengganggu kenyamanan wisatawan. Lalu akses menuju pulau yang juga belum efektif. Perlu jadi perhatian,” pungkasnya. (endra/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI