Webinar Teknik Lingkungan Unibos Bahas Strategi Pengelolaan Sampah

Rabu, 29 Juli 2020 20:46
Belum ada gambar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Melihat situasi dan kondisi lingkungan saat ini yang salah satunya dipengaruhi oleh semaraknya sampah yang tidak pada tempatnya yang menjadi pembicaraan masyarakat sebagai penyebab banjir dan masalah lingkungan lainnya kini menjadi pembahasan pada webinar program studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Bosowa (Unibos).

Dalam Webinar Nasional dengan Tema Sinergitas Pengelolaan Sampa ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten dibidangnya. Termasuk Melinda Aksa (CEO Bosowa Foundation), Dr. Indriyani Rachman (Environmental Engineering Kitakyushu University Jepang) Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si (Kepala P3E Sulawesi & Maluku), Saharuddin Ridwan, S.S., M.M (Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia).

Webinar yang dilakasanakan via aplikasi zoom dan live streaming youube, facebook dan instagram Unibos ini turut diikuti 350 Peserta dari seluruh kalangan masyarakat juga dosen, mahasiswa dan karyawan.

Webinar ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Bosowa Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Saleh Pallu, M.Eng. Dalam sambutannya menuturkan “Seminar seperti ini sangat penting dilaksanakan melihat perilaku manusia yang terus kurang memperhatikan dampak sampah yang semakin banyak dari waktu-kewaktu. Oleh karena itu seminar ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat agar mendapatkan ide dan soslusi untuk bagaiamana mengelola sampah. Hal ini juga merupakan bentuk dari tri dharma perguruaan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dalam membantu pemerintah untuk mengedukasi kepada warga kita untuk mengolah sampah secara makro dan mikro,” ungkapnya.

“Unibos sebelumnya telah melakukan implementasi yaitu membentuk lembaga Sekolah Sampah, Makassar Memilah Sampah yang juga turut didukung oleh Bosowa Peduli tentunya dengan gagasan dari Ketua Yayasan Aksa Mahmud yang akan mengedukasi warga masyarakat untuk mengurangi produksi sampah dan bagaimana cara mengelola sampah yang dihasilkan” tambahnya.

Komentar

VIDEO TERKINI