Lidik Kebakaran Kantor Dinas Kesehatan Sulsel Butuh Sepekan

Sabtu, 1 Agustus 2020 12:00
Belum ada gambar

Kantor Dinas Kesehatan Sulsel usai dilanda kebakaran hebat. (NURHADI/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kebakaran kembali melanda kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Sulsel, Jumat, 31 Juli. Pemicunya barang bekas terbakar tidak langsung diurai.

Api kembali membakar salah satu ruangan di Dinas Kesehatan Sulsel, pukul 12.26 WITA. Kejadian. Sesaat setelah warga sekitar akan melaksanakan ibadah salat Jumat.

Kepala Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin mengaku dugaan sementara terbakarnya salah satu ruangan itu disebabkan bahan-bahan bekas terbakar.

“Mungkin rak besi dan bahan-bahan yang menyimpan panas tidak dipisahkan dengan bahan lainnya yang mudah terbakar. Sehingga menimbulkan api lagi,” katanya.

Dalam kebakaran itu, seorang personel Damkar mengalami kecelakaan. “Satu petugas damkar tanganya robek terkena pecahan kaca. Sudah ditangani di rumah sakit,” akunya.

Terpisah Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, penyidik dan Labfor Polda Sulsel terus mendalami penyebab kebakaran di Diskes Sulsel. Hingga kini, belum ada kesimpulan penyebab utamanya.

Ia memprediksi, pekan depan hasilnya baru “Banyak yang menduga penyebabnya arus pendek. Tetapi, sebaiknya tidak disimpulkan jika belum ada laporan resmi. Pastinya penyelidikan terus diintensifkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, pihaknya masih menginventarisasi daftar kerugian yang ditimbulkan. Apalagi ruang yang terbakar merupakan ruangan vital. Termasuk ruang kerjanya.

“Ada ruangan keuangan, administrasi, ruang farmasi, serta beberapa ruangan lain. Termasuk ruang kerja saya, juga ikut hangus terbakar. Banyak memang yang habis ini,” bebernya kepada FAJAR, Jumat, 31 Juli.Beruntung, kata dia, ruangan lantai I tak semuanya terdampak. Sehingga masih ada yang bisa digunakan untuk aktivitas kerja pegawai. Hanya saja, ada beberapa administrasi penting yang ludes terbakar.

Termasuk, kata dia, data-data covid-19. Meski begitu, ada backup dari gugus tugas, laboratorium, serta rumah sakit. Hanya untuk data lain, seperti keuangan dan administrasi pihaknya masih menginvenrarisir semuanya.

Pihaknya memprediksi penyebab kebakaran akibat arus pendek. “Kami juga masih menunggu hasil penyelidikan tim labfor Polrestabes,” katanya.

Terpisah Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diskes Sulsel, Husni Thamrin mengaku beruntung kejadian itu tak menghanguskan gudang. Sebab, di gudang, ada ventilator, rapid test, serta beberapa keperluan alat penanganan covid-19.

“Alhamdulillah alat-alat itu masih bisa diselamatkan. Gudang memang tak terkena dampak. Padahal semua isinya merupakan alat untuk penanganan covid-19 di rumah sakit,” tambahnya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk segera mengusut kasus kebakaran tersebut. Kata dia, beruntung alat ventilator serta alat medis lain tak ikut terbakar akibat kejadian tersebut.

Menurutnya, laporan awal penyebab kebakaran karena arus pendek. “Memang sulit diantisipasi, kalau kondisi seperti itu. Apalagi bangunan tua pasti kondisi jaringan listrik juga sudah tua,” beber mantan bupati Bantaeng ini kemarin.

Ia meyakini seluruh data yang ada di Dinkes sudah diamankan. “Sejauh ini belum ada laporan terkini terkait itu. Termasuk, data-data penanganan covid-19,” kuncinya. (edo/abg/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI