Perpustakaan Unhas Gelar Seminar Kompetensi Pustakawan Hadapi Normal Baru

Selasa, 4 Agustus 2020 17:44

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Hasanuddin, bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional RI, menyelenggarakan seminar daring dengan tema “Inovasi dan Kreasi Pustakawan dalam Meningkatkan Kompetensi Menghadapi New Normal”. Kegiatan berlangsung pukul 14.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (04/08).

Hadir sebagai nara sumber Kepala Perpustakaan Nasional RI (Drs. Muhammad Syarif Bando, MM), Sekretaris Unhas (Prof. Dr. Ir. Nasaruddin Salam, MT), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan (Mohammad Hasan, SH., MH), dan Kepala Biro Hukum Perencanaan Perpustakaan Nasional RI (Dr. Joko Santoso, M. Hum).

Kegiatan resmi dibuka oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kegiatan seminar daring tersebut dengan tema pembahasan yang merespon situasi terkini.

Menurut Prof Dwia, masa krisis pandemi saat ini harus didukung dengan inovasi yang mampu menunjang peningkatan kinerja, agar memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kreativitas para pustakawan dimasa krisis global seperti ini sangat diperlukan. Apalagi mengingat ada kebijakan untuk melakukan aktivitas kerja di rumah. Olehnya itu, dibutuhkan sistem pelayanan yang bisa memberikan informasi pendidikan meskipun tidak mengunjungi perpustakaan secara langsung,” jelas Prof Dwia.

Diakhir sambutannya, Prof Dwia berharap seminar ini bisa menghasilkan banyak trik untuk peningkatan kreativitas dan inovasi para pustakawan dalam memberikan pelayanan.

Usai pembukaan secara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan pemaparan materi dari para narasumber yang hadir.

Kepala Perpustakaan Nasional RI, Drs. Muhammad Syarif Bando, MM., sebagai salah satu narasumber menyampaikan dalam materinya bahwa dalam upaya peningkatan kreativitas dimasa pandemi hal yang harus dibenahi lebih awal adalah konsepsional yang dirancang untuk pengembangan kemampuan digital talent.

Komentar