Nurdin Abdullah Terima Kunjungan Dirut Garuda Indonesia

Rabu, 5 Agustus 2020 08:40
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah menerima kunjungan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (4/8/2020).

Pertemuan ini membahas berbagai peluang, termasuk soal peranan Garuda dalam pemulihan ekonomi, pembukaan rute baru, hingga dukungan rapid test Covid-19 dari Pemprov Sulsel.

“Saat ini kita melihat banyak ‘opportunity’ (peluang) kita lakukan diskusi, termasuk daerah Indonesia Timur dari Makassar,” kata Irfan Setiaputra.

Pada kesempatan ini juga dibahas soal penerbangan selama masa pandemi Covid-19 dan berbagai upaya dilakukan pihak Garuda dengan dukungan Pemprov Sulsel agar penerbangan bisa kembali normal.

“Sehingga penerbangan ke Ujung Pandang (sekarang Makassar) bisa dikembalikan secara normal. Dan juga tadi saya sampaikan ke Pak Gubernur, ada inisiatif kita untuk rute-rute baru dari Makassar,” sebutnya.

Rencana pembukaan rute ini diharapkan meningkatkan perekonomian dua lokasi yang saling berhubungan.

“Ini maksudnya untuk meningkatkan perekonomian dari ke 2 lokasi. Khususnya kita bisa juga meningkatkan kargo, baik yang berasal dari Sulsel maupun ke negara-negara lain dan destinasi lain di Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan, Gubernur Nurdin Abdullah menyampaikan pembukaan rute baru dan prospek peluangnya merupakan suatu hal yang mengembirakan bagi Sulawesi Selatan.

“Yang pertama, yang mengembirakan kita bahwa Garuda akan melakukan penerbangan langsung dari Makassar – Jeddah, mudah-mudahan Oktober kita sudah bisa memulai perjalan umroh kita,” harap mantan bupati dua periode ini.

Lebih lanjut Gubernur Nurdin Abdullah mengingatkan, dalam pemulihan ekonomi Indonesia khususnya Sulsel tetap mengedepankan penanganan protokol kesehatan. Keduanya sama pentingnya, kesehatan berjalan, ekonomi berjalan.

“Saya kira sekarang. Tentunya yang harus pertama, sebelum membuka (pariwisata) kita pastikan, bahwa protokol Covid-19 itu dilakukan secara ketat. Kita bisa lihat, kita tumbuh di kuartal kedua ini pertanian kita tumbuh sangat bagus, ekspor kita tumbuh sangat bagus. Jadi ‘opportunity’ (peluang) kita sangat besar,” pungkasnya.(rls/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI