Gubernur Tegaskan Masjid 99 Kubah Belum Layak Digunakan

  • Bagikan

Pada dasarnya, mesjid ini belum layak digunakan, beberapa fasilitas belum rampung seperti toilet, tempat wudhu, dan belum tersedianya air bersih.

Pemprov Sulsel sangat mengharapkan masjid ini segera dimanfaatkan, namun disisi lain, Nurdin Abdullah juga harus memperhatikan rambu-rambunya.

"Kami berharap cepat selesai, tapi ini anggaran pemerintah yang digunakan. Tentu kita ikuti aturan, tidak bisa serta merta. Bukan berarti kita tidak ada niat untuk melanjutkan," tuturnya.

Sementara terkait pelaksanaan salat jumat, Nurdin menyayangkan tindakan sekelompok orang yang tetap memaksakan kehendak untuk memakai masjid tersebut dalam kondisi belum rampung.

Senada dengan Nurdin, Ketua Majelis Ulama Indonesia Sulsel, HM Galib mengatakan, dasar pembangunan masjid ialah iman dan takwa. Masjid 99 kubah ini diharapkan dapat menjadi tempat pertemuan, kajian, bahkan sebagai wadah lintas sektor agama.

Masjid ini dicita-citakan menciptakan keharmonisan. Sehingga, pihaknya memberi dukungan kepada Pemprov untuk merampungkan pembangunan masjid ini.

"InsyaAllah kalau selesai dan siap dimanfaatkan barulah kita manfaatkan sama-sama, kalau fisik sudah selesai, bisa dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatannya. Karena memang belum ada yanh siap baik air, mimbar dan kami harap masyarakat bisa memahami ini," pesannya.

Begitupun dengan Ketua Dewan Masjid Indonesia Sulsel, Amin Syam yang menilai apa yang dijelaskan Gubernur sudah sangat jelas. Masyarakat dimohon untuk menunda kegiatan ibadah di tempat ini sembari pemerintah melakukan perbaikan.

  • Bagikan