Prof Jufri Dilantik Jadi Kadis Pendidikan, Rektor UNM Bilang Begini

Selasa, 18 Agustus 2020 15:11

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Guru besar UNM, Prof Muhammad Jufri yang sekaligus Mantan Dekan Fakultas Psikologi UNM itu resmi menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Selasa (18/7/2020).

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam mengatakan pelantikan tersebut bukan sebuah kebanggaan, melainkan tugas yang harus diselesaikan bersama khususnya di sektor pendidikan.

Diketahui, UNM menjadi salah satu universitas yang mendorong pendidikan di Sulsel. Sehingga, tidak hanya Prof Jufri, kata dia, pihaknya akan mengemban amanah tersebut bersama sama.

“Kita semua siap menjadi bagian dari pendidikan, amanah ini tentu harus kita jaga, kita laksanakan sebaik baiknya dengan menghadirkan indikator dan tujuan yang jelas,” ucapnya, Selasa (18/7/2020).

Ia menjelaskan, selain indikator dari segi pendidikan, bersih dalam melayani juga harus ditingkatkan.

“Kemajuan dalam kegiatan dilihat dari semakin banyaknya dan semakin bagusnya layanan, jadi jangan hanya pejabat yang dilayani. Kira-kira bersih melayanilah, sehingga ada sesuatu, kalau samaji saya kira, ngapain dipilih?,”

Sedangkan saat dikonfirmasi terkait pengganti Prof Muhammad Jufri di UNM, ia belum ingin berkomentar lebih jauh.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum memutuskan siapa yang akan mengisi kekosongan jabatan tersebut.

“Sementara dipikirkan, tapi sudah ada namanya, cuma saya belum bisa bilang, nanti yah,” bebernya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof Muhammad Jufri menuturkan pihaknya masih akan melakukan diskusi dengan seluruh stackholder Disdik Sulsel dalam mengevaluasi program lama dan merancang program baru.

Termasuk soal program Plt Disdik Sulsel sebelumnya, yang merancang pembelajaran tatap muka dengan jangka waktu 3 jam. Dari pukul 08.00 hingga 11.00 WITA.

“Akan kita diskusikan kembali. Itu satu konsep yang ditawarkan. Tapi tentu harus dicermati dan diperiksa lagi, disesuaikan dengan kondisi yang ada. Mohon diberi waktu, ditunggu saja. Kita akan evaluasi,” jelas Prof Jufri.

Komentar