Kelompok Nelayan di Mamuju Terima Bantuan Perahu dan Alat Tangkap Ikan dari PLN

Rabu, 19 Agustus 2020 14:21
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Selain listrik yang andal, PLN juga senantiasa menghadirkan kepedulian bagi masyarakat. Melalui salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR), PLN Peduli kembali menyalurkan bantuan.

Kali ini berupa perahu dan alat tangkap ikan bagi Kelompok Usaha Nelayan Karya Abadi di Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (19/8/2020).

“Corona ini sangat mempengaruhi betul usaha kami. Hasil penjualan ikan yang kami tangkap tidak dapat menutupi biaya sewa perahu serta perawatannya,” tutur Ketua Kelompok Usaha Nelayan Karya Abadi Abdul Rahman.

Menurutnya, bantuan ini akan sangat membantu keberlangsungan usaha kelompoknya karena dapat memangkas biaya penyewaan perahu.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan berupa perahu dan jala yang kami terima. Kami doakan semoga bapak ibu dari PLN selalu diberikan kelancaran dan kesehatan dalam bekerja,” kata Abdul Rahman.

“Bantuan ini tidak akan kami sia-siakan. Kami akan manfaatkan sebaik-baiknya. Bantuan ini bukan hanya akan digunakan oleh kelompok tapi berlaku untuk masyarakat pada umumnya,” tambah Abdul Rahman.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan Sulawesi Barat (UPP Kitring Sulbar) Mahmud mengatakan penyaluran bantuan melalui CSR ini adalah salah satu upaya PLN membantu masyarakat menggerakkan roda ekonomi di tengah darurat pandemi.

“Tentunya harapan kami bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” katanya.

PLN, lanjut Mahmud hanya berharap agar masyarakat bisa menjadi mitra dalam menjaga istalasi PLN baik di dalam rumah, di jaringan transmisi maupun di gardu induk.

“Mari ikut menjaga keamanan dan keselamatan instalasi yang ada di sekitar kita. Kalau itu terganggu kita tidak bisa menikmati listrik secara maksimal. Misalnya jaringan distribusi terganggu. Jadi bukan hanya PLN yang direpotkan tetapi lebih dirasakan masyarakat sekitar yang menikmati listrik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel) Andi Rosdian juga memohon dukungan serta doa restu dari masyarakat serta pemerintah daerah Kabupaten Mamuju khususnya dan Sulawesi Barat pada umumnya.

“Saat ini, PLN sedang mengejar pembangunan interkoneksi sistem kelistrikan dari Sulbar sampai dengan Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan pembangunan ini dapat segera rampung sehingga rumah bapak-ibu tercukupi kebutuhan listrikya,” imbuh Andi Rosdian.

Interkoneksi sistem kelistrikan Sulbar-Sulteng merupakan pembangunan jaringan transmisi bertegangan 150 kiloVolt (kV) yang tengah diupayakan oleh PLN. Memiliki lintasan seanjang 180 kilo meter, jaringan transmisi tersebut akan melintas dari Kota Mamuju, Kabupaten Mamuju, Topoyo di Kabupaten Mamuju Tengah sampai dengan Pasangkayu di Kabupaten Mamuju Utara. Diupayakan rampung pada September 2020, progres fisik rata-rata pembangunan tersebut kini telah mencapai 80%.

Sampai dengan Agustus 2020, PLN UIP Sulbagsel melalui PLN Peduli telah menyalurkan bantuan CSR senilai total Rp593.293.700,-. Selain bantuan bertemakan pengentasan kemiskinan, bantuan dengan beragam sektor lain juga disalurkan secara tersebar di Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan serta Sulawesi Tenggara. (rul/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI