Kemensos Siapkan Area Eco Green di Balai Guna, Tunjang Program ATENSI

Kamis, 20 Agustus 2020 19:42

Penghuni Panti Gau Mabaji Jl Poros Malino memanen cabe di kebun yang dikelola penghuni dan petugas panti Kamis, 20 Agustus. Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos), Harry Hikmat dan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Andi Hanindito meninjau ke Balai Lansia “Gau Mabaji” Jl Poros Malino Kab Gowa Kamis, 20 Agustus bersama Kepala Balai Lansia Syam Wuryani -- TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, GOWA -– Kementerian Sosial RI merupakan lembaga yang mengemban amanah untuk melaksanakan urusan pemerintah dalam bidang Kesejahteraan Sosial.

Salah satunya adalah memberikan layanan terbaik untuk Lanjut Usia (lansia). Berbagai skema program yang dijalankan, diantaranya melalui Program Keluarga Harapan dan Program Rehabilitasi Sosial.

Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial RI pada tahun ini memasuki era baru. Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial RI melaksanakan program rehabilitasi sosial terhadap lanjut usia melalui tiga pendekatan, yaitu ATENSI berbasis keluarga, ATENSI berbasis komunitas, dan ATENSI berbasis Residensial.

Kegiatan kunjungan kerja Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos), Harry Hikmat dan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Andi Hanindito ke Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa guna melakukan peninjauan terkait kesiapan Balai apakah sarana dan prasarana Balai telah memenuhi standar baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Ke depannya, sesuai dengan arahan Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara sarana dan prasarana di Balai/Loka agar designnya dibuat berkonsep ”Go Green” (ramah lingkungan) seperti tidak merusak tanaman yang ada dan menambah pepohonan.

Selain itu juga harus aksesible dan ramah untuk penyandang disabilitas, contohnya setiap Balai/Loka harus ada ramp untuk disabilitas netra, setiap area publik harus memiliki informasi melalui suara, guiding block, dan fasilitas kursi roda. (rls)

Komentar