Persiapkan Penilaian WBK oleh TPN, Kumham Sulbar Gelar Rapat Evaluasi

Kamis, 3 September 2020 19:11
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU-Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Kamis(03/09/2020).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kakanwil Kumham Sulbar H. Anwar ini merupakan salah satu upaya mempersiapkan penilaian oleh Tim Penilai Nasional (TPN) karena telah lulus penilaian Tim Penilai Internal (TPI) dan memenuhi syarat untuk diusulkan ke KemenpanRB.

Dalam arahannya Anwar menyampaikan tentang mekanisme evaluasi Pembangaunan ZI dan Persiapan pelaksanaan survei Hasil Pembangunan ZI dan Pelaksanaan RB. Ia juga mengingatkan perkembangan situasi pandemi COVID-19 saat ini agar dalam melaksanakan kegiatan kedinasan lainnya untuk berhati-hati dan senantiasa memperhatikan protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker dan menjaga jarak aman (social/physical distancing).

Kemudian, perihal penilaian WBK / WBBM , Anwar mengharapkan agar seluruh pegawai di lingkungan Kantor Wilayah harus tetap memiliki komitmen, pemahaman dan konsistensi yang tinggi dalam proses pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Diharapkan tim pembangunan ZI dapat terus melengkapi data dukung agar segera terpenuhi serta permasalahan responden, diharapkan mampu memenuhi target yang diinginkan yaitu sejumlah 100 responden.

Dalam proses penilaian, Kantor Wilayah harus mampu memperlihatkan perubahan-perubahan yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, tutup Anwar.

Rapat dilanjutkan mendengarkan masukan dan tanggapan dari pokja-pokja. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Program dan Humas, Kepala Bidang Pelayanan Hukum , Kepala Bidang Pembinaan dan TI, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Basan Baran dan Keamanan serta perwakilan pokja. (rls)

Komentar

VIDEO TERKINI