Digitalisasi Pasar, Bank Mandiri Kolaborasi dengan PD Pasar Makassar Raya

Rabu, 9 September 2020 20:07
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Bank Mandiri dan PD Pasar Makassar Raya melakukan penandatanganan MOU Kerjasama tentang Digitalisasi Pasar berupa Quick Response Indonesian Standard atau QRIS untuk sistem pembayaran dan Agen Branchless Banking sebagai perpanjangan tangan Bank di lingkungan pasar.

Di tengah aturan social distancing, digitalisasi pasar harus dilakukan namun tetap sesuai protokol kesehatan dengan melakukan transaksi secara digital, dan melakukan pembayaran secara digital. Karenanya Bank Mandiri berkomitmen mendorong bangkitnya pasar tradisional dan modern untuk meningkatkan daya saing melalui sejumlah produk digital khususnya sistem pembayaran sehingga dapat memperbaiki ekonomi di Sulawesi Selatan khususnya di kota Makassar.

Area Head Bank Mandiri Area Makassar Kartini, Benny Sambas S. mengatakan, pasar tradisional merupakan salah satu sumber ekonomi masyarakat yang tak mungkin ditinggalkan. Untuk itu, kebiasaan yang dilakukan di pasar sebelum pandemi harus segera disesuaikan dengan kebiasaan pola hidup baru.

“Para pedagang akan mendapatkan banyak manfaat dengan sistem pembayaran melalui QRIS,” katanya, Rabu (9/9).

Pertama, pastinya dapat mempermudah transaksi. Dapat meminimalkan risiko menerima uang palsu dan pedagang tak perlu menyiapkan uang kecil untuk kembalian, juga mengurangi risiko menerima uang lusuh bahkan robek.

Para pedagang juga tidak perlu khawatir kehilangan uang karena jatuh atau diambil orang karena uang yang diterima akan langsung masuk ke rekening.

Dengan pembayaran elektronik ini cashflow juga terpantau sehingga memudahkan proses untuk ekspansi usaha. “Bank Mandiri siap mendukung ekspansi usaha dari para pedagang dengan pemberian fasilitas pembiayaan berupa modal kerja usaha dengan persyaratan yang lebih mudah dan suku bunga yang bersaing,” terangnya.

Untuk mempercepat proses penyaluran dan implementasi protokol kesehatan dalam bisnis di era New Normal, Bank Mandiri juga telah memanfaatkan dukungan TI dalam proses bisnis, seperti aplikasi Mandiri Pintar untuk memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif agar persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit.

Komentar

VIDEO TERKINI