Pertamina Gandeng E-Warung, Terobosan agar Subsidi LPG 3 Kg Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2020 16:33
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, POLEWALI– Pertamina menyadari pentingnya menjaga ketersediaan LPG 3 kg dengan memastikan pasokan sesuai kuota masing-masing daerah. Namun tak dapat dipungkiri bahwa di tingkat pengecer dan konsumen, kadang masyarakat yang berhak menggunakan LPG 3 kg kesulitan mendapatkan.

Hal itu dikarenakan rumah tangga menengah keatas, restoran, dan UMKM ber omzet ratusan juta rupiah masih saja menggunakan LPG 3 kg. Permasalahan ini terkadang tak pernah usai apabila tidak dimulai dari kesadaran masing-masing individu.

Kondisi inilah yang mendorong Pertamina melalui Marketing Operation Region VII berupaya memastikan LPG 3 kg tepat sasaran. Terobosan yang pertama dilakukan di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat melalui E-Warung. Sehingga penyediaan LPG 3 Kg untuk Keluarga Miskin lebih terjamin.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, bahwa sejak bulan Agustus sampai saat ini, Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar sedang melakukan uji coba penyaluran LPG 3 kg melalui E-Warung.

Dimulai dengan menargetkan ke keluarga sangat miskin dan keluarga miskin terlebih dahulu. Lalu setelah selesai semua, dilanjutkan ke keluarga hampir miskin dan keluarga rentan miskin.

“Saat ini kami telah melakukan uji coba di 2 kecamatan, yaitu kecamatan Polewali Kota untuk 3.251 keluarga miskin dan kecamatan wonomulyo 2.987 keluarga miskin,” ungkap Laode, Selasa (15/9).

Sampai akhir September ditargetkan ada 3 tambahan kecamatan lagi, yaitu di Kecamatan Matakali, Mapili, dan Campalagian.

“Sambil berjalan, Pertamina terus melakukan evaluasi untuk menemukan skema dan sistem dalam sosialiasi ke KPM, pendistribusian serta monitoringnya,” terang Laode.

Evaluasi terus dilakukan atas kendala yang terjadi di lapangan dan langsung take action menentukan solusi agar kedepannya proses penerapan di kecamatan lain dapat lebih cepat dan mudah dilakukan. Harapannya sampai akhir tahun 2020 sudah bisa diterapkan di seluruh kecamatan di Polewali Mandar.

Komentar

VIDEO TERKINI