Luar Biasa, Bupati Suardi Saleh dan Rektor Unhas Sepakati Buka Perkuliahan di Barru

Rabu, 23 September 2020 19:26
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, BARRU–Niat Pemerintah Barru untuk menegaskan diri sebagai Daerah yang unggul diberbagai sektor termasuk meningkatkan potensi kelautan dan perikanan maupun peternakan, bukan isapan jempol belaka. Kali ini, Pemda Barru dengan cepat merespon tawaran Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk bangun Kelas Diploma IV Bidang Perikanan dan Peternakan di wilayah Kabupaten Barru.

Kesepakatan yang tertuang dalam Memorandum of understanding (MOU) ini, dihadiri dan ditandatangani langsung oleh Rektor Unhas Prof. Dwia Aris Tina Pulubuhu dan Bupati Barru Suardi Saleh Siang tadi di Baruga Singkeru Ada’e, Rujab Bupati Barru, Rabu (23/9/2020).

Bupati Suardi Saleh dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan hadirnya Kelas Diploma IV Bidang Perikanan dan Peternakan di Kabupaten Barru, bakal memudahkan terwujudnya pengembangan dan penelitian kampus ternama ini di Daerah.

Barru yang selama ini jadi pusat pengembangan Sapi Bali serta dikenal sebagai daerah tambak penghasil udang vannamae dan ikan bandeng, diyakini akan terus bergairah. Salah satu dampaknya bagi pengembangan sumber daya manusia Kabupaten Barru, adalah memudahkan dalam hal mendalami keilmuan budidaya, teori sosial ekonomi, dan pemanfaatan teknologi tepat guna.

“Ini kemudahan bagi warga Barru yang ingin melanjutkan pendidikan di Kampus terbesar di Indonesia Timur, sehingga tidak perlu ke Makassar karena sudah dibuka kelas di Kabupaten Barru, “ujar Suardi Saleh dihadapan Pihak Unhas dan jajaran stakeholder Pemerintah Daerah.

Bupati Barru Suardi Saleh yang juga besan dari Rektor Unhas lanjut menjelaskan bahwa investasi di bidang pendidikan memang tidak bisa dilihat dari jangka pendek. Namun, sumber daya manusia adalah harapan jangka panjang yang akan membawa manfaat yang lebih besar. Apalagi, Barru saat ini sedang bersiap untuk menjadi penyokong ketersediaan Pangan Ibukota Negara Baru di Kalimantan dan jadi Kandidat Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia.

Komentar

VIDEO TERKINI