Program Kota Sakti Dilan Jadi Solusi Masalah Banjir di Makassar

Rabu, 23 September 2020 14:12

Program Kota Sakti Dilan Jadi Solusi Masalah Banjir di Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Anggota DPRD Sulsel, Risfayanti Muin, mengapresiasi program Makassar Kawasan Tanpa Banjir yang dicetuskan pasangan calon Syamsu Rizal-Fadli Ananda. Program yang dikemas dengan nama Kota Sakti itu diyakini dapat menjadi solusi atas salah satu problematika klasik sejumlah titik di Makassar yakni genangan dan banjir.

Legislator Sulsel dari Dapil II Makassar itu menyampaikan program terbaru paket dengan akronim Dilan tersebut memang sangat inovatif dan progresif. Hal itu membuktikan pasangan doktor dan dokter tersebut memang paling siap dan layak memimpin ibukota provinsi Sulsel dengan sekelumit permasalahannya.

“Kelihatan Dilan paling paham permasalahan perkotaan dan sudah punya solusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan. Seperti masalah banjir yang tiap tahun jadi pekerjaan rumah, lewat program Kota Sakti ada harapan masalah klasik itu teratasi. Makanya, patut kita apresiasi program tersebut,” ucap dia, Rabu (23/9/2020).

Hal lain yang menarik, Risfayanti menyampaikan program Kota Sakti selaras dengan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Olehnya itu, bila kelak Dilan diamanahkan memimpin Makassar, program tersebut diyakini dapat direalisasikan karena sejalan dengan program provinsi. Bahkan, pemerintah provinsi dan kota akan lebih sinergi mengatasi banjir.

Terlepas dari bagusnya program Kota Sakti, Risfayanti mengingatkan Dilan bahwa upaya menjadikan Makassar bebas banjir mesti dibarengi dengan kesadaran masyarakat. Untuk itu, sangat penting memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar, semisal tidak membuang sampah sembarangan dan rajin melakukan kerja bakti.

Sebelumnya, Syamsu Rizal alias Deng Ical mulai memperkenalkan program Kota Sakti saat memenuhi undangan silaturahmi dengan warga Tello Baru pada akhir pekan lalu. Pada kesempatan itu, kader tulen Muhammadiyah ini memaparkan sejumlah strategi dalam pencegahan dan penanggulan genang maupun banjir di Kota Daeng.

Komentar