Kisah Warga Leppakomai Sinjai Kini Bisa Tidur Nyenyak Usai Rumahnya Dibedah

Senin, 12 Oktober 2020 19:06

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa memasang papan nama atau label Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) di kediaman Ratna, warga Lempakomai Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (12/10/2020).

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Rasa haru nan bahagia terpancar di muka Ratna, warga Leppakomai, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai. Ia sudah bisa tidur nyenyak usai rumahnya di bedah.

Janda tiga anak ini bercerita, kondisi rumahnya sangat memprihatinkan sebelum mendapat Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah.

Dinding rumah bagian kiri dan kanan hanya berasal dari gamacca. Sudah banyak bocor. Ketika hujan, air masuk ke dalam rumah.

Belum lagi ketika malam hari, wanita paruh baya ini tidak bisa tidur nyenyak. Percikan air masuk membasahi tempat tidurnya.

Apalagi dia hanya tinggal seorang diri. Suaminya meninggal sejak empat tahun lalu. Tiga anaknya sedang bekerja di Kota Makassar.

Namun, mimpi untuk menikmati rumah layak huni terwujud di era kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA). Ratna merupakan salah satu dari 600 penerima BSPS dari pemerintah.

Hanya memerlukan waktu sekitar satu bulan, pekerjaan bedah rumah telah rampung dan diresmikan oleh Bupati ASA, Senin (12/10/2020).

“Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa tidur nyenyak, rumah sudah bagus, air hujan tidak masuk lagi, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Andi Seto atas bantuannya,” ujarnya.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa mengatakan, program ini merupakan upaya Pemerintah untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat. Sebab, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, itu berawal dari rumah.

Bupati ASA juga mengajak kepada penerima bantuan senantiasa bersyukur. Pasalnya tahun ini program bedah rumah kembali dapat dilaksanakan meski ditengah pandemi Covid-19.

Apalagi, jumlah penerima bantuan di Kabupaten Sinjai selama dua tahun terakhir meningkat 100 persen. Dari 300 rumah di tahun 2019 menjadi 654 unit rumah tahun 2020.

Komentar

VIDEO TERKINI