Didik Siswa Patuh Aturan, SMKN Rantebulahan Timur Luncurkan Buku Saku Hatta

Kamis, 3 Desember 2020 20:33

FAJAR.CO.ID, MAMASA- SMKN 1 Rantebulahan Timur kini mempunyai Buku Saku Hatta’. Kabid SMK Dinas Provinsi Sulawesi Barat, Irham Yakub hadir langsung melaunching Buku Saku Hatta’ di SMKN 1 Rantebulahan Timur, Kec. Rantebulahan Timur, Kab. Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (3/12/2020).

Peluncuran Buku Saku Hatta dilangsungkan ditengah-tengah kegiatan pembukaan Diklat/Latihan Program Penguatan Budaya Kerja bersama lima sekolah imbas. uku ini sebagai pedoman bagi siswa selama mengikuti proses pendidikan di sekolah.

Buku saku ini produk dari Program Penguatan Budaya Kerja yang dicanangkan Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Buku ini disusun oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta melibatkan siswa SMKN 1 Rantebulahan Timur.

Kepala SMKN 1 Rantebulahan Timur, Erni mengatakan buku saku ini memuat tata tertib sekolah, janji siswa, mars sekolah, hingga catatan pelanggaran siswa.

Dirinya berharap kehadiran buku saku yang diserahkan kepada semua siswa, membuat mereka lebih patuh aturan. “Ini adalah pedoman bagi warga sekolah kami. Tentu harapan kami kehadiran buku ini membuat mereka akan lebih patuh karena sanksi tegas jika ada yang melanggar,” terangnya.

SMKN 1 Rantebulahan menjadi salah satu dari 120 SMK di Indonesia yang mendapat Program Penguatan Budaya Kerja untuk angkatan II dan menjadi satu-satunya SMK penerima program ini di Sulawesi Barat.

Kabid SMK Dinas Provinsi Sulawesi Barat, Irham Yakub berharap lima sekolah imbas juga bisa menerapkan program ini agar bisa menghasilkan lulusan siap kerja. Kelima sekolah imbas tersebut adalah SMKN 1 Bambang, SMKN 1 Tandukalua, SMKN 1 Mehalaan, SMK Armajaya, dan SMK Mitra Nusantara.

“Kami berharap semua SMK mendapatkan program ini. Tapi untuk sekarang, kita jalankan petunjuk teknis yang diterbitkan Kemendikbud dengan sistem sekolah imbas ini yang mana SMKN 1 Rantebulahan Timur sebagai induknya,” papar dia.

Dia menambahkan, melalui program ini siswa lulusan SMK sudah siap kerja. “Harapannya kedepan karakter anak-anak kita sudah profesional sesuai jurusannya. Untuk masuk di dunia kerja tidak ada lagi hambatan-hambatan,” terangnya.

Pengimbasan program itu sendiri ke lima SMKimbas dibawakan oleh dua instruktur provinsi, Hekstra dan Aris Munandar yang juga guru di SMKN 1 Rantebulahan Timur. Keduanya telah mengikuti bimtek dari instruktur nasional Kemendikbud RI. 

Selain Buku Saku, beberapa program yang sudah dan juga akan diterapkan di SMKN 1 Rantebulahan Timur seperti Latihan Dasar Kedisiplinan, MPLS, PBB melibatkan TNI, penyuluhan prilaku moral, pembinaan kesamaptaan jasmani dan rohani, pembinaan kerohanian, pengembangan bakat dan minat serta penerapan kontrak belajar.

Komentar

VIDEO TERKINI