Darurat Money Politik, Bawaslu Patroli 24 Jam Hingga ke Pelosok Bulukumba

Senin, 7 Desember 2020 13:01
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Pengawasan aksi money politik yang dilakukan oleh Bawaslu Bulukumba berjalan semakin massif. Dalam seminggu terakhir, lebih dari kasus tiga yang telah tertangkap. Bawaslu pun telah mengerahkan jajaran berpatroli hingga ke pelosok.

“Iya, tadi malam itu ada beberapa mobil dikasih singgah. Banyak teman yang pulang malam diperiksa,” ujar Iwan, warga Kecamatan Herlang saat dimintai keterangan di lapangan, Senin (7/12/2020).

Di berbagai titik mulai berdiri beberapa posko yang diinisiasi oleh warga di desa-desa, yang bekerja mengantisipasi dan menjaga desanya dari aksi money politik, yang dianggap sangat merusak martabat masyarakat Bulukumba.

Operasi semakin massif dilakukan, lantaran selama satu minggu terakhir praktik money politik di Kabupaten Bulukumba makin marak terjadi.

Kasus pertama adalah video viral yang sedang membagikan amplop ke warga; dan kasus kedua, terjadi di Desa Balibo Kecamatan Gantarang, dimana seorang pria ditemukan sejumlah warga sedang membagikan uang dan bahan kampanye. Terakhir, Bawaslu berhasil meringkus pelaku money politik di Desa Balampesoang, Kecamatan Bulukumpa, Sabtu malam (6/12/2020).

Dari seluruh kasus yang terungkap, diketahui seluruhnya merupakan relawan yang berasal dari paslon nomor urut 4, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf (Utta-Edy). Dan jika terbukti kasus ini berlangsung secara terstruktur, sistematis, dan massif. Hampir dipastikan paslon tersebut akan segera terdiskualifikasi.

Selanjutnya, dari tiga kasus yang telah diamankan kepolisian, diketahui satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara puluhan terduga lainnya sedang menjalani pemeriksaan. Polisi masih mencari otak dibalik dalang seluruh kasus ini.

Diketahui, dalam UU Pilkada. Setiap orang yang terbukti terlibat dalam praktik money politik, akan dijerat 5 tahun penjara dan denda maksimal satu milyar rupiah. Adapun, butir pelanggaran yang dimaksud ialah setiap perbuatan yang terbukti menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih. (Rls)

Komentar

VIDEO TERKINI