Hapus Stigma Terpinggirkan pada Pulau

Senin, 14 Desember 2020 13:32

Pemkot Makassar fokus membangun infrastruktur di sana.

Stigma pulau sebagai wilayah terpinggirkan ingin dihilangkan. Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar fokus membangun infrastruktur di sana.

REPORTER: ARDIANSYAH-ANDI SYAEFUL

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –Fasilitas air siap minum (Arsinum) dan jaringan listrik jadi prioritas. Begitu juga dengan dermaga.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah kerap melakukan plesiran di beberapa wilayah kepulauan. Ketakjuban dan panorama alam yang terpancar sangat berbanding terbalik dengan aktivitas masyarakat di sana. Terkesan terpinggirkan.

Sesungguhnya ada peluang besar untuk menjadikan area kepulauan sebagai area wisata. Bahkan bisa bersaing dengan Pulau Dewata julukan Provinsi Bali.

Namun sebelum melangkah ke tahap tersebut, mantan Bupati Bantaeng itu ingin memastikan, kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi. Ada aspek fundamental yang ingin dipenuhi. Air bersih dan listrik.

“Arsinum ini penting. Kita akan siapkan. Tahun depan 2021 arsinum ini jadi prioritas,” ujar Nurdin saat melakukan kunjungan di Pulau Samalona, Minggu, 13 Desember.

Nurdin menjelaskan, program arsinum sudah jalan dan dimulai di Pulau Barrang Caddi. Dengan demikian sudah ada empat instalasi arsinum setelah ada tambahan fasilitas di tiga pulau.

“Tahun ini ada di Samalona, Lanjukang maupun Langkai. Harapan kita kebutuhan dasar masyarakat itu bisa kita penuhi. Tahun depan kita target 20 arsinum,” kata Nurdin Abdullah.

PJ Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin berharap keberadaan arsinum akan memberi dampak luas terhadap masyarakat. Setidaknya ada solusi dari minimnya suplai air bersih di wilayah kepulauan.

“Warga kepulauan tentunya akan sangat terbantu dengan adanya bantuan hasil kolaborasi pemerintah kota, provinsi, dan pusat dalam memenuhi kebutuhan pokok warga khususnya ketersediaan air siap minum,” kata Rudy.

Fasilitas air minum di Pulau untuk warga.

Berdayakan SMK

Komentar