Hasil Pilkada, Jadi Potret Bursa Pilgub Sulsel

Senin, 14 Desember 2020 17:08
Belum ada gambar

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengatur kotak suara usai melakukan  hasil penghitugan suara Pilkada Makassar 2020 di Kantor Kecamatan Panakukang ,Jl Batua Raya, Makassar, Minggu, 13 Desember. Sesuai tahapan pilkada serentak di Makassar rekapitulasi tingkat kecamatan yang berlangsung pada Jumat (11/12). KPU kota Makassar akan mengagendakan S rekapitulasi tingkat kota pada 14-17 Desember 2020.

Secara umum, ada sejumlah matriks penting yang akan menjadi dasar bagi siapa pun yang ingin maju bertarung. Pertama soal sosok atau ketokohan dari kandidat yang ingin maju.

“Artinya dia sosok yang memegang partai, sebab bisa jadi dia kader, kepala daerah, tapi tak memiliki kekuasaan besar di partai,” jelasnya.

Matriks kedua, memiliki jaringan yang tersebar di setiap daerah yang menjadi cakupan daerah pertarungan. “Kekuatan menjangkau semua daerah juga penting,” tegasnya.

Matriks ketiga, kader parpol yang menjadi kepala daerah, menang di daerah mereka. Ini akan membuat kekuatan partai bisa bekerja efektif.

Matriks ke empat, kemampuan finansial yang besar untuk ikut bertarung. Political cost selalu jadi pertimbangan termasuk di Sulsel yang punya daerah yang luas.

Dua Sisi

Pakar Politik Unhas Sukri Tamma mengakui efek pilkada memang akan dapat menguntungkan, baik ke partai politik, maupun sosok tertentu. Hasil pilkada akan membuat partai dan sosok yang mau maju untuk mengetahui peta kekuatan di 12 kabupaten/kota sebagai bagian dari kabupaten/kota di Sulsel.

“Hasil Pilkada jelas bisa jadi batu loncatan dan modal untuk memetakan potensi suara atau dukungan,” jelasnya.

Bicara sosok yang diuntungkan, para kepala daerah petahana yang berhasil menang akan sangat diuntungkan. Sebab, sudah memiliki basis suara yang jelas dan militan.

“Kemampuan mereka menang di daerah mereka menjadi modal paling besar,” tegasnya.

Erwin Aksa selaku Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman, juga dalam penilaian Sukri punya kans untuk maju. Ia punya pengalaman bertarung dan selaku kader dan pengurus Golkar di DPP, bersyarat untuk diusung.

“Terjunnya Erwin di Pilwalkot bukan hanya semata memenangkan Appi selaku iparnya, tetapi tentu secara politik dibaca bahwa ia membaca kekuatan politik di Sulsel kalau ia mau maju di Pilgub,” jelasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI