Dahulu Berlumpur, Kini Mulus

Selasa, 22 Desember 2020 10:43
Belum ada gambar

Masyarakat kini menikmati mulusnya ruas Jalan Palampang-Munte-Botolempangan di Dusun Ambi, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. (PEMPROV SULSEL FOR FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemprov Sulsel terus berupaya membangun infrastruktur di sejumlah area terpencil. Salah satunya di Desa Botolempangan, Kabupaten Sinjai. Warga kini sudah bisa menikmati jalan mulus.

Ruas Jalan Palampang-Munte-Botolempangan di Dusun Ambi, Kecamatan Sinjai Barat ini sudah beraspal. Dahulu, jalanan yang menghubungkan tiga kabupaten ini penuh lumpur. Sulit untuk dilalui masyarakat.

“Puluhan tahun jalanan yang menghubungkan Sinjai, Gowa, dan Bulukumba tersebut berlumpur. Dahulu jalanan kabupaten. Sekarang sudah menjadi jalan provinsi,” jelas Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, kemarin.

Menurut Nurdin, sebelum jalanan tersebut beraspal, warga sangat kesulitan memasarkan hasil pertanian mereka. Kini warga semakin mudah membawa hasil perkebunan untuk dipasarkan.

Sekretaris Dinas PUTR Sulsel, Edy Rahmat menambahkan, pihaknya bersama masyarakat setempat terlibat langsung dalam pemeliharaan jalan tersebut. Terutama membenahi saluran air yang tersumbat.

Ia menjelaskan, pengerjaan jalan sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Dimulai pada 2018 dengan pembukaan jalan. Lalu 2019 dan 2020 pengaspalan. Pada 2019, konstruksi jalan dikerjakan sepanjang lima kilometer dan lebar 7,5 meter dengan nilai kontrak Rp28 miliar.

“Tahun 2020 melalui anggaran pokok, konstruksi jalan dengan panjang 3,7 kilometer dan lebar 5,5 meter bernilai kontrak Rp15 miliar. Selesai 100 persen. Kemudian 2020 melalui perubahan anggaran perubahan, konstruksi jalan 4,5 kilometer dan lebar 5,5 meter, dengan nilai anggaran sebesar Rp19 miliar,” ujar Edy.

Perbaikan jalan di daerah terpencil, lanjut Edy, akan terus dilakukan Pemprov Sulsel. Selain di Sinjai, lokasi yang menjadi perhatian berikutnya adalah di Seko, Kabupaten Luwu Utara. Kemudian ada akses Jalan Bua-Rantepao, serta akses Jalan Batusitanduk-Luwu. (ful/yuk)

Komentar

VIDEO TERKINI