Sungai Walanae Meluap, Dua Desa Terendam

Kamis, 24 Desember 2020 09:48
Belum ada gambar

Akses jalan di Desa Ujungpero, Wajo tergenang. Arus banjir cukup deras, Rabu, 23 Desember. Kini warga diimbau untuk tidak menyebrang. (FOTO: IMAN SETIAWAN/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Sungai Walanae di wilayah Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo meluap. Imbasnya, dua desa terendam banjir

Berdasarkan pantau FAJAR, kapasitas Sungai Walanae tidak mampu membendung volume air yang datang dari hilir, Danau Tempe. Ditambah lagi curah hujan tinggi sudah beberapa hari mengguyur sejumlah kecamatan di Wajo. Termasuk Sabbangparu.

“Di Sabbangparu hampir setiap hari hujan. Deras dan begitu lama. Jadinya Sungai Walanae meluap, karena bekas tanggul yang jebol di Dusun Bungalirie Desa Ujungpero belum diperbaiki,” ujar Kapolsek Sabbangparu, AKP Agung Sapto Hidayat saat memantau kondisi banjir, Rabu, 23 Desember.

Karena kondisi tersebut, air masuk ke permukiman warga sejak Sabtu, 19 Desember kemarin sampai sekarang. Ketinggian air kini mencapai 40 centimeter (cm). Selain Ujungpero, Desa Bentenglompoe juga mulai tergenang air.

“Khusus Ujungpero sudah puluhan rumah terdampak, dua unit sekolah, satu unit posyandu terendam dan akses jalan,” tuturnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo, Andi Muslihin menyampaikan, setiap melakukan monitoring di lapangan, Tim Reaksi Cepat (TRC) mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Air sudah menyeberang ke jalan di Ujungpero. Cukup deras. Untuk mengantisipasi adanya korban, kami minta warga di rumah saja, jika tidak ada hal urgen,” imbaunya.

Terkait, adanya tanggul belum dibenahi sehingga menyebabkan air Sungai Walanae meluap. Dia menambahkan, penanganan sementaranya akan dilakukan setelah volume air Sungai Walanae kembali normal. (man/ham)

Komentar

VIDEO TERKINI