Libur Nataru, Mobilitas dan Usaha Warga Dibatasi di Soppeng

Sabtu, 26 Desember 2020 22:28
Belum ada gambar

Andi Kaswadi Razak, Bupati Soppeng.

FAJAR.CO.ID, SOPPENG — Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang ditandatangani Bupati Kabupaten Soppeng, terkait liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Telah mengatur mobilitas dan usaha warga yang berlaku sejak 23 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Bupati Soppeng mengakui, maksud dari SE ini adalah untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan (Prokes) selama hari libur.Disertai dengan pemantauan, pengendalian dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19.

Dalam SE itu juga, kata Kaswadi, setiap individu yang melakukan perjalaan wajib menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Serta menghindari kerumunan. “Jadi setiap orang baik menggunakan kendaraan pribadi maupun umum wajib patuh dengan ketentuan yang berlaku,”jelas Kaswadi.

Bupati Soppeng menambahkan, bagi warga yang melakukan perjalanan dari luar Soppeng. Wajib menunjukkan Surat Keterangan (Suket) hasil negatif tes RT-PCR paling lama 5×24 jam sebelum keberangkatan atau menggunaan rapid test antigen atau rapid tes antiody paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persayaratan perjalanan. Kecuali bagi anak-anak dibawah umur 12 tahun.

Selain itu, melalui surat Satgas Covid Soppeng, maka perayaan Tahun Baru 2021 yang bisa menimbulkan penyebaran klaster baru tidak diberikan izin. Kegiatan hanya dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari Satgas Covid. Bukan hanya itu, lanjut dia, operasional tempat-tempat usaha juga dilakukan pembatasan, yakni mulai pukul 07.30 Wita sampai dengan pukul 22.00 Wita.

Terpisah, Kapolres Soppeng AKBP Muh Rony yang juga merupakan Wakil Ketua II Satgas Covid Soppeng mengatakan, Satgas Covid bakal melakukan pemeriksaan ketat di wilayah perbatasan. Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan pasien positif. “Akan dijaga ketat wilayah perbatasan dan dilakukan pemeriksaan suket PCR dan rapid tes sesuai dengan SE jika masuk ke Soppeng,” jelasnya. “Untuk waktunya kapan berakhir, belum dapat dipastikan tergantung situasi,”tegasnya.(ima/B)

Komentar

VIDEO TERKINI