Bupati ASA Gagas Pembanguan Bendungan di Bulupoddo

Jumat, 1 Januari 2021 22:10

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali menggagas pembangunan bendungan di Kecamatan Bulupoddo. Wilayah tersebut merupakan area sawah tadah hujan yang selama ini menjadi keluhan para petani.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mengatakan, dirinya tergerak untuk menghadirkan bendungan di Desa Lamatti Riattang Kecamatan Bulupoddo karena mendengar keluhan masyarakat.

Dimana, kebutuhan air untuk mengairi areal persawahan dan perkebunan selalu menjadi kendala bagi petani setempat. Lantaran hanya mengandalkan air hujan.

Kondisi ini berdampak terhadap produksi hasil bumi masyarakat. “Jika pasokan air lancar maka produksi hasil bumi masyarakat pasti akan meningkat dan akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan mereka,” jelas ASA.

Oleh karena itu, lulusan Magister Monash University, Australia itu telah melaporkan rencana pembangunan bendungan ini ke Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Dengan harapan, Pemprov Sulsel dapat memberikan bantuan dalam percepatan pembangunan bendungan tersebut.

“Bendungan di Bulupoddo nanti untuk peningkatan produksi pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat di Bulupoddo,” tambah ASA.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, Andi Syarifuddin mengatakan, kajian tentang rencana pembangunan bendungan telah selesai dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pembangunan Daerah Sinjai.

Termasuk dokumen Detail Enggenering Design (DED) akan rampung bulan ini. “Anggaran untuk kajian lingkungan juga telah kami siapkan tahun anggaran 2021, setelah itu kita langsung melakukan pekerjaan fisik,” jelasnya.

Untuk merampungkan bendungan pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar. Sudah termasuk kebutuhan anggaran pembangunan jaringan irigasi untuk mengaliri sekitar 200 hektare sawah.

“Kebutuhan air yang selama ini dikeluhkan petani akan teratasi dengan hadirnya bendungan sungai Lamole, Bulupoddo ini,” tambahnya. (sir)

Komentar