Unhas Gelar Sosialisasi SNMPTN 2021 Melalui Instagram Live

Senin, 4 Januari 2021 22:28

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Universitas Hasanuddin melalui Direktorat Komunikasi menggelar Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2021. Kegiatan dikemas melalui live streaming pada akun sosial media resmi Instagram Unhas @hasanuddin_univ mulai pukul 16.00 Wita, Senin (04/01).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut usai peluncuran secara resmi tahapan SNMPTN 2021 oleh Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang telah berlangsung pagi hari pukul 11.00 Wita hari yang sama.

Kegiatan ini dimaksudkan memberikan informasi terkait proses, tahapan, persyaratan, serta seluk-beluk penerimaan mahasiswa baru Universitas Hasanuddin, khususnya melalui jalur SNMPTN.

Hadir sebagai narasumber adalah Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah, Ph.D, dipandu oleh Kasubdit Humas dan Informasi Publik Unhas, Ishaq Rahman, AMIPR.

Dalam pengantarnya, Suharman menjelaskan bahwa secara umum proses masuk PTN, khususnya Unhas, tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun lalu. Terdapat tiga jalur masuk, yaitu: Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Jalur Mandiri.

“Hari ini secara resmi LTMPT telah meluncurkan dimulainya tahapan SNMPTN 2021. Pihak sekolah diharapkan untuk segera membuat akun LTMPT dan melengkepai data pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa atau PDSS, untuk menentukan siswa yang eligible sebagai peserta SNMPTN,” kata Suharman.

Sesuai ketentuan, sekolah-sekolah dapat mengusulkan siswa yang eligible untuk mengikuti SNMPTN berdasarkan kriteria Akreditasi sekolah. Untuk sekolah yang memiliki Akreditasi A dapat mengusulkan 40% dari siswa terbaiknya, sekolah Akreditasi B dapat mengusulkan 25% siswa terbaiknya, sementara sekolah dengan Akreditasi C atau lainnya, dapat mengusulkan 5% siswa terbaiknya.

“Semua informasi resmi seputar proses SNMPTN dapat langsung dilihat pada laman resmi LTMPT. Hal ini penting sebagai sumber rujukan yang kredibel. Selain itu, perlu juga diperhatikan mengenai jadwal-jadwal pentingnya, karena ada batasan waktu yang diberikan dan hal ini jangan dipandang enteng,” jelas Suharman.

Komentar

VIDEO TERKINI